Aksi Berani Menpora pada Hari Sumpah Pemuda di Kaltim

Roy Suryo menjadi salah satu tim pengibar bendera raksasa ukuran 2.028 meter pada acara peringatan Hari Sumpah Pemudadi Stadion Palaran.

Aksi Berani Menpora pada Hari Sumpah Pemuda di Kaltim
KOMPAS.com / YOVANDA NONI
Setelah berhasil mengibarkan bendera raksasak, kelima pengibar bendera gagah berani menuruni atap stadion setinggi 50 meter. di antara kelima peserta itu, berada di tengah-tengah adalah Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo.

SAMARINDA, tribunkaltim.co.id- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo menjadi salah satu tim pengibar bendera raksasa ukuran 2.028 meter pada acara peringatan Hari Sumpah Pemuda Nasional 28 Oktober 2013 di Stadion Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (28/10/2013). Pengibaran bendera raksasa tersebut diklaim telah memecahkan rekor bendera terbesar di dunia.

Demi menyemangati pemuda-pemudi se-Indonesia, tak tanggung-tanggung, Roy Suryo didaulat sebagai tim pengibar bendera. Dia ditemani empat orang pemanjat tebing Kaltim, dengan menaiki dan menuruni tali sepanjang lebih dari 50 meter untuk mengibarkan bendera Merah Putih.

Bendera raksasa itu digantungkan di salah satu sisi tribun penonton Stadion Palaran. Saat bendera dikibarkan, empat orang pemanjat tebing langsung turun menggantung dari atap stadion, bersama-sama dengan Menpora Roy Suryo yang berada di tengah-tengah tim.

Aksi berani sang Menteri membuat decak kagum dan mendebarkan ribuan peserta yang datang di acara seremonial pembukaan jambore pemuda se-ASEAN tersebut. Yang membuat semua orang tercengang adalah keterlibatan seorang menteri dalam pengibaran bendera raksasa itu.

Roy Suryo berani menaiki atap stadion setinggi 50 meter dan turun hanya dengan bergelayut pada tali sembari mengibarkan bendera raksasa. “Ini baru pertama di dunia, ada menteri yang ikut terlibat dan mau turun dari atap stadion seperti pemanjat tebing. Dia menunjukkan keberaniannya, semangat juang seorang pemuda pengibar bendera raksasa,” kata Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak, Senin (28/10/2013).

Di tempat yang sama, Roy Suryo menjelaskan, selain memecahkan rekor dunia, luas bendera yang dikibarkan memiliki makna. Angka 28 adalah tanggal Hari Sumpah Pemuda. Sedangkan angka 100 adalah momen kebangkitan 100 tahun pemuda Indonesia yang sebentar lagi menyentuh angka 100 tahun.

“Pemuda harus tampil menantang era globalisasi dan informasi. Momentum Hari Sumpah Pemuda adalah kebangkitan pemuda. Wajib untuk semua pemuda Indonesia tampil dengan semangat Merah Putih membela tanah air Indonesia,” ungkapnya bersemangat.

Sebelumnya, sejak tanggal 2 Oktober 2013 lalu, Roy Suryo sudah berlatih menaiki dan menuruni tebing bersama atlet panjat tebing Kaltim, anggota Batalyon 611 Awang Long, Mapala, dan Pramuka di Kaltim. Mereka membentuk formasi demi mengibarkan bendera Merah Putih seluas 2.028 meter persegi.

Bendera terbesar di dunia yang pernah dikibarkan adalah milik Meksiko dengan luas 2.100 meter persegi. Sementara di Samarinda, Indonesia membuat bendera dengan panjang 70 meter dan lebar 30,4 meter.

Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved