Papan Reklame di Jl Bhayangkara Lecehkan Kepala Daerah Samarinda
Pemasangan foto kepala daerah pada papan reklame yang masih belum jelas perijinannya sama saja melecehkan Kepala Daerah.
Penulis: Doan E Pardede |
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Pemasangan foto kepala daerah pada papan reklame yang masih belum jelas perijinannya seperti di Jl Bhayangkara sama saja melecehkan Kepala Daerah. Demikian dikatakan Wakil Walikota Samarinda, Nusyirwan Ismail, Rabu (11/12/2013). Beberapa waktu lalu Pemkot Samarinda sudah menyegel material pembangunan papan reklame tersebut. Namun ntah kenapa, tiba - tiba papan reklame sudah berdiri, Selasa (10/11/2013) lalu.
Untuk diketahui, papan reklame di Jl Bhayangkara, atau tak jauh dari SD 007 bukan hanya sudah berdiri. Pantauan tribunkaltim.co.id di lokasi, Rabu (11/12/2013), di papan reklame tersebut sudah tertera ucapan selamat hari guru nasional dan HUT PGRI. Di papan tersebut juga terpampang foto Walikota Samarinda, Syaharie Jaang, Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan Ismail, Sekkot Samarinda Zulfakar Noor dan Kadisdik Samarinda Ibnu Araby.
Untuk diketahui juga, Walikota Samarinda Syaharie Jaang sebelumnya juga sudah menginstrusikan agar tidak ada lagi pemasangan reklame baru jenis billboard dan bando di jalan negara, provinsi dan kota.
Menurut Nusyirwan, sesuai tugas di bidang pengawasan ia sudah menginstruksikan Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu (BP2TSP) Samarinda untuk mendalami perijinan papan reklame tersebut. Sekalipun memasang gambar kepala daerah dan tidak berijin maka tetap harus ditertibkan.
"Tidak ada hiburan - hiburan seperti itu. Malah itu pelecehan kepada kepala daerah. Dimana gambar kepala daerah dipasang pada bisnis tidak legal," kata Nusyirwan.