Di Sekolah Berprestasi Ini, Siswa Belajar tanpa Kursi
Banyak kursi yang patah-patah, sudah tidak ada sandarannya. Tapi mau tidak mau harus mereka gunakan.
NUNUKAN, tribunkaltim.co.id- Padahal gedung itu sudah dibangun sejak tahun anggaran 2012.
“Mereka ini titipan. Meminta sama DPRD supaya bisa belajar di sini. Tetapi DPRD sendiri tidak tahu kondisinya seperti apa di sini?” ujarnya.
Husin mengaku tak berani menawarkan kepada orang tua siswa, untuk menyediakan sendiri kursi dan meja selama fasilitas tersebut belum disediakan pemerintah.
“Kami tidak berani. Nanti jadi sorotan,” uajrnya.
Selain telah meminta kepada Dinas Pendidikan Nunukan, masalah ini juga telah disampaikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara.
“Sudah dihubungi Pak Taufik di Dinas Pendidikan Nunukan. Dia katakan masih menunggu APBD Perubahan,” ujarnya.
Husin berharap, kedepan pembangunan gedung sekolah disatu paketkan dengan pengadaan meja dan kursi siswa.
“Setiap bangunan sekolah, bukan hanya di sini saja, di sekolah lain juga seperti itu. Kalau bisa Dinas Pendidikan memikirkan seperti itu. Tahun depan tidak ada lagi seperti itu. Apalagi tahun depan melimpah lagi ini siswa,” ujarnya.
Meskipun dengan fasilitas terbatas, SMA 1 Nunukan Selatan telah mencatakan prestasi sebagai Juara I Cerdas Cermat Ki Hajar tingkat Kabupaten Nunukan dan tingkat Kalimantan Timur. Juara Lomba Senam Jantung Sehat se-Indonesia di Makassar, Juara Liga Pelajar Indonesia Kabupaten Nunukan, Juara Divisi I PSSI Kabupaten Nunukan dan sederet prestasi lainnya.
Para siswa hanya berharap, sekolah yang jaraknya tak lebih empat kilometer dari Kantor Bupati dan Kantor DPRD Nunukan itu segera dilengkapi fasilitas yang mendukung aktivis belajar mereka di kelas.