Bandara Baru Sepinggan Balikpapan
Lokasi Tenant Mulai Diisi dan Berkonsep Mall Airport
Bandara baru Sepinggan nanti yang akan menjadi bandara pertama di Indonesia yang berkonsep mall airport.
BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Proyek Pengembangan Bandara Internasional Sepinggan (PPBIS) hampir rampung. PT Angkasa Pura I (Persero) menargetkan PPBIS akan rampung Februari ini tepatnya 20 Februari lalu. Dijadwalkan, Sabtu (22/3/2014) besok, bandara ini mulai dioperasikan. Bandara bukan hanya sekadar tempat penumpang naik dan turun pesawat tapi bandara baru Sepinggan juga menjadi tempat berkumpul dengan berbagai tenant yang menarik.
Konsep pelayanan jasa bandara yang lama adalah pelayanan terhadap penumpang yang datang dan berangkat serta pengantar. Menjelang operasional bandara baru Sepinggan, PT AP I (Perser) tak ingin hanya berkutat dengan jasa layanan yang terkait dengan penerbangan saja. Namun, PT AP I (Persero) juga ingin menggarap segmen pasar baru.
Bandara baru Sepinggan nanti yang akan menjadi bandara pertama di Indonesia yang berkonsep mall airport. Dengan areal komersialnya mencapai 33.000 meter persegi. Saat ini sudah 25 persen dari jumlah tenant yang ada, sudah terisi. Sementara, PT AP I (Persero) Cabang Bandara Sepinggan yakin jumlah ini akan terus bertambah mengingat proses tendernya masih terus berlangsung. Dan hingga akhir 2014 nanti seluruh tenant bakal terisi.
"Lokasi tenant-tenant-nya tersebar dari lantai 1 hingga empat. Nanti tata letaknya seluruh areal publik akan tersedia pusat belanja. Seperti di sini, nanti juga akan ada tenant-nya, terus sampai ke atas. Dan alur keluar masuk orang akan melewati areal komersial ini," jelas Agust Rahardjo, Sekretaris sekaligus Humas PPBIS ketika menunjukkan areal komersial di lantai 1.
Hingga saat ini, PPBIS terus mengejar berbagai pekerjaan yang tersisa. Sedikitnya tujuh kontraktor yang mengerjakan tiga paket pekerjaan yang tersisa terus berkerja keras guna memenuhi tenggat waktu.
Namun, bukan hanya kontraktor yang diminta dapat segera menyelesaikan pekerjaannya. Seluruh tenant yang telah meneken kontrak juga diharapkan segera mendesain lokasi mereka. Dengan demikian operasional bandara baru dapat dilakukan secepatnya begitu PPBIS selesai dan mendapat verfikasi dari Kementerian Perhubungan. Demikian seperti disampaikan Komisaris Utama PT AP I (Persero) Suratto Siswodohardjo ketika meninjau PPBIS dan membuka workshop Great Customer Satisfaction bagi mitra usaha dan kerja PT AP I (Persero) Cabang Bandara Sepinggan bulan Januari lalu.
Menurut Agust, seluruh lokasi tenant yang telah menandatangani kontrak sudah diserahkan. "Tinggal dari tenant-nya saja yang mengisi. Kemungkinan mereka juga masih sibuk menyiapkan di bandara lain. Karena kebetulan tenant tersebut juga mendapatkan tender di bandara lain," katanya. Namun, ia yakin tenant akan segera mengisi lokasi yang tersedia.
Meet me at Sepinggan adalah tagline yang dipilih untuk menegaskan konsep bandara baru Sepinggan nanti. Bertemu di Sepinggan bukan hanya bagi penumpang dan pengantar serta anggota keluarga yang lain, tapi juga untuk membahas bisnis atau sekadar hangout bersama rekan sejawat ataupun melewatkan makan malam bersama keluarga.
Dari enam paket pekerjaan PPBIS, dua paket di antaranya yakni I dan VI telah selesai 100 persen. Sementara Paket IV bukan untuk penyelesaian sesuai tenggat waktu tersebut. Dengan demikian, yang tersisa hanyalah Paket II, III, dan V.
Paket II untuk pengerjaan terminal dikerjakan kontraktor kerja sama (KSO), yakni PP, Adhi Karya, dan Wijaya Karya. Sedangkan Paket III untuk penyediaan 6 unit garbarata (tahap pertama), fly over dan drainase dikerjakan KSO, Jaya Konstruksi dan Istaka Karya. Dan Paket V untuk pengerjaan gedung parkir dilaksanakan oleh Wijaya Karya, ISO Plan, dan PT Cipta.
Menurut Agust Rahardjo, Sekretaris sekaligus Humas PPBIS menyebutkan untuk pengawasan harian menjelang tenggat waktu, sebuah posko didirikan di gedung terminal baru sehingga seluruh detail pekerjaan terpantau. (*)