PASI Kaltim Kecewa Tidak Dibantu Dana Kejurnas
Sekretaris Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pengprov PASI) Munir Al Habsyi kecewa dengan KONI Provinsi Kaltim
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Sekretaris Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pengprov PASI) Munir Al Habsyi kecewa dengan KONI Provinsi Kaltim karena tidak membantu 20 atlet yang akan mengikuti Kejurnas Atletik di Jakarta, 13-14 Mei 2014. Ironis jika KONI sebagai induk olahraga tidak membantu cabang olehraga untuk menunjang persiapan PON 2016.
Menurut dia, jika KONI Kaltim enggan membantu PASI Kaltim, sama saja mematikan pembinaan atlet-atlet muda dari kabupaten/kota di seluruh Kaltim. Munir menyebutkan, tidak profesionalnya KONI Kaltim memilah urusan teknik.
"Urusan internal pengprov cabor janganlah diutak-atik. Dan percuma juga pemerintah menyalurkan dana hibah untuk KONI Kaltim, karena tidak mengakomodir pembinaan atlet-atlet di daerah," tutur Munir, Rabu (16/4/2014).
Terkait keputusan KONI Kaltim yang memutuskan tidak memberikan bantuan, karena masa kepengurusan Pengprov PASI Kaltim telah habis pada Maret 2014. Dengan pertimbangan itu, KONI Kaltim tidak bersedia memberikan bantuan Kejurnas untuk PASI Kaltim.
Munir mengungkapkan, PB PASI telah memperpanjang masa kepengurusan PASI Kaltim sampai Juni 2014. Hal itu berdasarkan surat PB PASI nomor : 151/PB PASI/ST.M/III/2014 tanggal 19 Maret 2014.
Pada tanggal 18 Maret 2014, lanjut Munir, Pengprov PASI mengajukan permohonan bantuan dana untuk mengikuti kejurnas atletik junior di Jakarta. "Surat yang kita layangkan ke KONI nomor : 11/PASI KT/III-2014. Surat dibalas oleh KONI Kaltim dengan nomor : 178/UM/IV/2014 tanggal 14 April 2014, permohonan tersebut tidak dapat disetujui dengan alasan masa bakti PASI Kaltim dan limit atlet atletik tidak memenuhi standar di kejurnas," beber Munir. (*)