Jelang Pilpres 2014
Kubu Prabowo Akui Tertinggal dari Jokowi
Nurul Arifin, mengakui bahwa berdasarkan hasil beberapa lembaga survei, pasangan nomor urut 1 ini masih tertinggal enam persen dari Jokowi-JK.
BENGKULU, tribunkaltim.co.id — Juru bicara tim pemenangan nasional Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Nurul Arifin, mengakui bahwa berdasarkan hasil beberapa lembaga survei, pasangan nomor urut 1 ini masih tertinggal enam persen dari pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Namun, masih ada 30 persen rakyat Indonesia yang belum menentukan pilihan (swing voter). Pasangan nomor urut 1 ini terus menipiskan jarak dengan nomor urut 2 dalam setiap survei yang dilakukan beberapa lembaga survei.
Nurul optimistis Prabowo-Hatta dapat memenangi pilpres berdasarkan pilihan rakyat. "Saat Pilgub DKI Jakarta, hasil survei tak bisa dijadikan patokan. Saat itu kubu Fauzi Bowo dalam setiap survei selalu mengungguli Joko Widodo, namun faktanya Jokowi-Ahok terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur," kata Nurul Arifin, Rabu (11/6/2014).
Nurul mengungkapkan hal itu saat mendampingi kunjungan cawapres Hatta Rajasa ke Bengkulu.
Nurul lantas mengatakan, rentang 30 persen yang belum menentukan pilihan umumnya adalah kaum muda. "Kelompok inilah yang akan kita sasar dalam sisa waktu jelang pilpres mendatang," kata politikus Partai Golkar ini.
"Semua tergantung pilihan rakyat yang menentukan rakyat, bukan hasil survei," kata Nurul Arifin.