Patung Beruang Madu Raksasa akan Berdiri di Pantai Manggar
Rencana pembangunan patung beruang madu raksasa akan dimulai 2015. Patung itu diharapkan dapat menjadi ikon baru untuk menyedot wisatawan.
Penulis: Syaiful Syafar | Editor: Fransina Luhukay
BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah untuk mempercantik kawasan pantai Manggar Segara Sari di Kecamatan Balikpapan Timur. Salah satunya adalah dengan membangun patung beruang madu setinggi 12 meter yang dilengkapi dengan lampu sorot.
Menurut Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) pantai Manggar, Rusliansyah, rencana pembangunan patung beruang madu raksasa tersebut akan dimulai tahun depan. Patung itu diharapkan dapat menjadi ikon baru untuk menyedot wisatawan di pantai Manggar.
"Ini salah satu terobosan untuk mempercantik kawasan pantai Manggar. Kita harapkan dengan adanya ikon baru ini, pembangunan objek wisata pantai Manggar tidak menjadi sia-sia," ujarnya, Sabtu (2/8/2014).
Pantai yang memiliki areal kurang lebih 10 hektar ini merupakan salah satu destinasi wisata di Provinsi Kalimantan Timur yang dikelola oleh Pemerintah Kota Balikpapan. Pada tahun ini pemerintah menargetkan pendapatan dari pantai Manggar senilai Rp 2 miliar.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Balikpapan, Oemy Facesly, membenarkan perihal rencana pembangunan patung beruang madu raksasa di pantai Manggar. Saat ini pihaknya masih menghitung kebutuhan dana untuk proyek tersebut.
"Insya Allah kita laksanakan tahun depan. Biayanya berapa, nanti akan dilihat hasil DED-nya. Yang jelas dalam waktu dekat ini akan kita usulkan dalam pembahasan APBD 2015 bersama Dewan," ujarnya.
Oemy mengaku konsep tersebut terinspirasi dari kawasan Jimbaran, Bali. Patung beruang madu yang menjulang tinggi akan disorot dengan pencahayaan lampu, sehingga tampak jelas dari udara, terutama saat pesawat hendak mendarat di malam hari.
"Nanti juga akan kita lengkapi dengan air mancur, taman, dan lampion di sepanjang pantai. Jadi mirip seperti Jimbaran. Untuk pengadaan lampion akan diupayakan melalui dana CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan-perusahaan yang berdomisili di Balikpapan," paparnya. (*)