Turun di Balikpapan, Penumpang Kapal Bawa Pakaian Bertulisan Arab
Muin membawa pakaian warna hitam yang dihiasi tulisan Arab warna emas di sisi kiri maupun kanan serta kain pengikat kepala yang juga dihiasi tulisan.
BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id- Buntut dari diamankannya anggota ISIS di kawasan Sulawesi Tenggara, Polsek Balikpapan Barat ikut melakukan pemeriksaan ketat terhadap warga yang masuk ke Kota Balikpapan melalui jalur laut. Yakni di Pelabuhan feri Mamuju, Balikpapan Barat. Seperti yang dilakukan Rabu (17/9), jajaran Polsek Balikpapan Barat bekerja sama dengan aparat TNI dan Satpol PP Kota Balikpapan melakukan razia terhadap penumpang kapal feri KM Citra Mandala.
Para penumpang yang keluar dari kapal, harus melalui proses pemeriksaan ketat, baik barang bawaan serta surat identitas. Dari puluhan penumpang, polisi mengamankan satu penumpang yang kedapatan membawa senjata tajam jenis badik. Yakni, Abdul Muin (49), warga Jl Jenderal Sudirman, Kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan.
Selain membawa badik, Muin juga membawa pakaian warna hitam yang dihiasi tulisan Arab warna emas di sisi kiri maupun kanan serta kain pengikat kepala yang juga dihiasi tulisan Arab. “Istilahnya pakaian ini dirajah. Biasanya untuk jimat. Semua barangnya, pakaian dan badik kami amankan,” kata Kapolsek Balikpapan Barat Kompol Kifli S Supu.
Razia, menurut Kifli dilakukan dalam rangka operasi cipta kondisi. Sasarannya adalah penyakit masyarakat, seperti perjudian, miras dan barang ilegal lainnya, termasuk sajam. Mereka yang dicurigai, langsung dilakukan pemeriksaan. “Lebih utamanya adalah pemeriksaan mereka yang masuk ke kota Balikpapan, apakah dilengkapi surat identitas diri atau tidak. Sebagai antisipasi kalau ada penduduk yang tanpa identitas masuk ke kota Balikpapan. Mengingat Kota Balikpapan merupakan pintu gerbang Kaltim,” kata Kifli.(*)