Diknas Kaltara Masih Ragu Pelaksanaan UN dengan Sistem Online
Persiapan penyelenggaraan ujian nasional (UN) tahun ajaran 2014/2015 mendatang mulai disiapkan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara
TANJUNG SELOR, tribunkaltim.co.id - Persiapan penyelenggaraan ujian nasional (UN) tahun ajaran 2014/2015 mendatang mulai disiapkan Dinas Pendidikan Provinsi dan kabupaten/kota di Kalimantan Utara (Kaltara). Dinas Pendidikan Provinsi Kaltara mengakui persiapan penyelenggaraan uji kompetensi tahunan bagi pelajar tersebut mencakup data awal peserta UN dari semua satuan pendidikan di Kaltara.
Ditemui Tribun, Jumat (24/10) kemarin, Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan Provinsi Kaltara, Amat menjelaskan, pendataan tersebut kini tengah dilakukan oleh masing-masing satuan pendidikan dengan menggunakan sistem data pokok pendidikan dasar (Dapodikdas) yang menangani satuan pendidkan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta Dapodikmen yang menangani satuan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
"Jadi saat ini, sekolah-sekolah tengah melakukan penginputan data melalui sistem dapodik untuk dikirim ke Dapodikdas dan Dapodikmen yang ada di direktorat masing-masing," sebut Amat, mendampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) Kaltara, Muhammad Yunus Abbas.
Data peserta UN yang terkumpul, selanjutnya akan dikirim ke Pusat Data dan Statistik Pendidikan (PDSP) Kementerian Pendidikan dan Kabudayaan (Kemendikbud) di Jakarta. Target penyelesaian penginputan peserta ujian akan berakhir pada 31 Desember 2014 mendatang. Minimal kata Amat, di awal Desember, jumlah peserta ujian nasional di seluruh satuan pendidikan sudah tergambarkan. Dan Januari 2015, dipastikan data peserta ujian telah diketahui secara keseluruhan.
"Jadi pendataan peserta ujian nasional ini sudah berjalan. Minimal di awal Desember itu sudah tergambarkan jumlah peserta ujian nasional jumlahnya berapa? Kemudian apakah ada pengurangan atau bahkan penambahan dari jumlah peserta ujian tahun sebelumnya? katanya.
Untuk pelaksanaan ujian nasional kata Amat, kemungkinan bakal diselenggarakan berbeda dengan pelaksanaan ujian nasinal tahun-tahun sebelumnya. Di 2015 mendatang, Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) bakal menerapkan pilot project ujian nasional yang rencananya diselenggarakan dengan sistem computer base test (CBT) online dan atau offline. (*)