Senin, 13 April 2026

BERITA FOTO

Kawasan Proyek Penanggulangan Banjir Sebabkan Kemacetan Lalin 2 KM

Namun proyek tersebut sempat berjalan dan menutup pertengahan perempatan jalan Antasari, belakangan, ternyata proyek penanggulangan banjir Dinas Bina

Penulis: Nevrianto |
Kawasan Proyek  Penanggulangan Banjir Sebabkan  Kemacetan Lalin 2 KM - 20141027smd01_Lalu_Lintas_Macet_NEVRIANTO_HARDI_PRASETYO_online.JPG
TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO
Kemacetan terjadi akibat proyek penanggulangan banjir di Samarinda.
Kawasan Proyek  Penanggulangan Banjir Sebabkan  Kemacetan Lalin 2 KM - 20141027smd03_Pengendara_Motor_Lewati_Trotoar_Lalu_Lintas_Macet_NEVRIANTO_HARDI_PRASETYO_online.jpg
TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO
Pengendara motor berjalan di atas trotoar untuk menghindari kemacetan di Samarinda

SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Sejumlah pengendara motor maupun mobil melintasi jalan Juanda Samarinda Ulu yang macet, sejak dari jalan Letjen Suprapto Pembangunan, hingga jalan MT Haryono, Senin (27/10) sejak jam 5 sore . Kemacetan dipantau petugas Dishub dan Polantas Polresta mencapai 2 KM karena adanya proyek penanggulangan banjir Pemkot Samarinda  di persimpangan jalan Antasari, jalan Juanda, jalan Pangeran Suryanata, jalan MT Haryono.

Namun proyek tersebut sempat berjalan dan menutup pertengahan perempatan jalan Antasari, belakangan, ternyata proyek penanggulangan banjir Dinas Bina Marga dan Pengairan  Pemkot Samarinda belum mendapat ijin dari Pemerintah pusat. Karena padatnya arus lalu lintas, sejumlah pengendara sepeda motor mencari celah untuk terus berjalan, bahkan sampai melewati trotoar pejalan kaki.

Warga jalan AW Syahranie kelurahan Air Hitam, Roni mengungkapkan, kemacetan lalu lintas parah, mulai dari jalan MT Haryono, Jalan Antasari, jalan Pangeran Suryanata, dan jalan Juanda macet, bahkan sampai jalan Letjen Suprapto, eks jalan Pembangunan,' 'kata Roni.

Ia berharap dengan adanya penanggulangan banjir dari Pemkot dan Pemprov bisa maksimal. "Meskipun nampaknya proyek penanggulanan banjir  berlangsung lama begitu pula di persimpangan Mal Lembuswana,Vorvo hujan sekitar 15 menit saja sudah banjir, diharapkan Pemerintah mengeruk lumpur membersihkan sampah, serta mengeruk polder Vorvo, juga warga harus sadar tidak buang sampah sembarangan," kata Roni.

 Sejak 29 September, Dishub Pemkot dan Satlantas Polresta Samarinda sudah memasang  imbauan bagi para pengendara bermotor yang ingin menuju jalan Juanda dari jalan Antasari supaya melewati jalan Siradj Salman, melewati jalan Juanda Satu, Kompleks Wika. Kemudian bagi pengendara bermotor yang ingin ke jalan Juanda  dari jalan Cendana Sungai Kunjang bisa melewati jalan Benggeris, jalan MT Haryono. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved