Sabtu, 11 April 2026

Porprov Kaltim 2014

Kontingen Balikpapan Tinggalkan Porprov

Pekan Olahraga Provinsi V Kaltim 2014 di kota Samarinda kembali menuai masalah.

Penulis: Martinus Wikan |

SAMARINDA, tribunkaltim.co.id- Pekan Olahraga Provinsi V Kaltim 2014 di kota Samarinda kembali menuai masalah. Kali ini kontingen Balikpapan dengan tegas menarik diri dengan kembali ke Balikpapan dan tidak mengikuti jalannya perhelatan olahraga terbesar di Kaltim tersebut. Hal itu dikatakan Ketua KONI Balikpapan Roy Nirwan, Sabtu (15/11).

"Kami semua kontingen, baik atlet maupun ofisial akan kembali malam ini (kemarin) ke Balikpapan dan tidak akan mengikuti semua pertandingan baik yang masih berjalan maupun tidak. Kami kecewa dengan Porprov ini," kata Roy saat di hubungi Tribun.

Kepulangan semua atlet dan ofisial kontingen Balikpapan ini telah disetujui oleh Wakil Walikota Heru Bambang selaku ketua rombongan dan telah dilaporkan ke walikota. "Kami melihat tidak fair play lagi. Beberapa kali kami melayangkan surat protes ke Dewan Hakim tetapi tidak ditindaklanjuti secara cepat dan berlarut-larut," ungkap Roy.

KONI Balikpapan memperkuat diri dengan 778 atlet ditambah ofisial serta pelatih sebanyak 249 orang, dengan mengikuti 42 cabang olahraga yang dipertandingkan, kecuali sepatu roda.

Secara finansial, kekuatan KONI Balikpapan tidak bisa dipandang remeh. Kucuran anggaran Rp 17 miliar dari APBD untuk kebutuhan operasional dan persiapan Porprov sudah terpenuhi.

Salah satu cabang yang baru-baru ini menjadi pembicaraan yakni Selam. Tim Selam Balikpapan dengan tegas tidak tampil dalam laga tersebut, karena hingga pertandingan dilaksanakan, Sabtu 15/11), aksi protes kontingen Balikpapan tidak ditanggapi.

Cabang olahraga lain yang menunjuk protes yakni bulu tangkis, dimana Balikpapan mengambil langkah walk out, setelah melakukan protes karena Samarinda memasukan atlet barunya dari Jawa Timur setelah pendaftaran ditutup.

"Kepulangan seluruh kontingen ini merupakan aksi kami untuk memajukan olahraga di Kaltim. Kami ingin bertanding dengan jujur dan ingin mencari bibit-bibit atlet, bukan membeli atlet. Kami telah mengirimkan 10 surat protes ke Dewan Hakim namun tidak cepat ditanggapi. Seharusnya Dewan Hakim menyelesaikan dalam waktu 24 jam," ujar Roy.

Sementara itu beberapa cabor yang masih diikuti Balikpapan, seperti Voli, dipastikan tidak akan digelar karena semua atlet Balikpapan tetap kembali ke Balikpapan, meskipun tim voli putra Balikpapan menduduki juara pool A dan memiliki peluang untuk ke final, karena hingga kemarin tim bola voli putra Balikpapan belum terkalahkan.

Begitu pula dengan cabang lain seperti Bola Tangan. Seperti yang dikatakan Slamet Sungkono, Selaku Ketua Rombongan Balikpapan, tim Bola Tangan Balikpapan masih memiliki kans untuk mendapatkan emas, namun karena permasalan ini semua ditinggalkan.

"Kami sudah tidak memikirkan pertandingan, karena sudah ada instruki dari Ketua KONI dan Wakil Walikota untuk kembali ke Balikpapan, maka kami kembali ke Balikpapan. Para atlet dapat menerima hal tersebut, meskipun agak sedikit kaget mendengar berita itu," kata Slamet Sungkono.

Sementara itu Ketua Pantita Pertandingan Muslimin mengatakan bahwa kepulangan kontingen Balikpapan tidak menjadi halangan jalannya Pekan Olahraga Provinsi 2014. Semua cabang olah raga tetap berjalan sesuai dengan jadwalnya.

"Kepulangan semua kontingen Balikpapan tidak mempengaruhi jalannya Porprov ini. Semua sesuai dengan jadwal. Seperti cabor Selam, tetap berjalan meskipun tidak sesui dengan jadwal. Begitu pula dengan cabor lainnya. Kami tidak permasalahkan dengan peristiwa tersebut itu hak dari kontingen," kata Muslimin.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved