Gelar Pernikahan Adat Padang

Siswa SMKN4 Jadi Wedding Organizer

Siswa SMKN 4 Balikpapan siap menggelar pernikahan adat Padang.

Siswa SMKN4 Jadi Wedding Organizer
Tribun Kaltim
Siswa SMKN 4 mendekorasi ruangan kelas untuk persiapan acara pernikahan adat Padang. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - SISWA Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  (SMKN) 4 Balikpapan  menggelar pesta pernikahan di ruang kelas sekolah. Acara pernikahan ini termasuk dalam proses belajar mengajar. Kali ini, pesertanya adalah kelas 12 kejuruan Tata Boga dengan tema pernikahan suku Padang.

Senin  (24/11/2014) para siswa terlihat sibuk menempelkan  aksesoris pernikahan di dinding sekolah.  pernikahan sesungguhnya. Mereka mengambil waktu  usai belajar. Siang itu, para siswa yang masih mengenakan seragam sekolah mendekor kelas untuk acara yang akan digelar Rabu (26/11/2014) mendatang. Ada 64 orang siswa yang terlibat.

"Event seperti ini memang setiap tahun kami adakan. Karena ada dalam pembelajaran mengelola dan menyajikan kesempatan khusus. Jadi, mereka (siswa)  praktek di hari-hari khusus. Nah di hari tersebut mereka menyiapkan prkatek yang berupa sebuah event. Seperti kali ini event wedding adat Padang," kata Anizar Isma, Guru sekaligus Ketua Jurusan Tata Boga SMKN 4.

Selain acara pernikahan, para siswa juga pernah mengadakan event ulang tahun, Maulid, Idul Fitri, Paskah, dan Natal. "Jadi mereka praktek layaknya merayakan suatu acara,, menyiapkan segala sesuatunya.  Masing-masing dari mereka dibagi per kelompok dengan masing-masing event.  Untuk kali ini dibagi menjadi dua kelompok. Bila ada event terbaik akan mendapatkan nilai tambah," papar Anizar.

Semua kelompok berbeda-beda mengadakan acara. Untuk kelompok pertama ini mengadakan pernikahan,  dan untuk kelompok kedua mengadakan, Jumat  (28/11) mendatang. Event yang ada juga sesuai dengan tema. "Di sini, para siswa berbagi tugas, ada yang sebagai mempelai, mengelola makanan, mengatur EO dan lain sebagainya," kata ibu guru berjilbab ini.

Anizar berharap dengan kegiatan seperti ini  semua siswa mendapatkan pengalaman yang lebih, dan sudah tau persis ketika nanti mereka sudah lulus dari sekolah.  "Yang jelas, mereka sudah mengerti atau sudah mampu mengelola satu acara. Ketika nanti dipercayakan orang mengurus acara mereka tidak kaget. Karena sudah bisa mengatur acara tersebut dengan sesuai prosedurnya," harapnya. (*)

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved