Divisi Utama
Manajemen Siapkan Bonus Rp 200 Juta jika PBFC Juara
Perjuangan PBFC lolos ke babak final Divisi Utama diapresiasi PT Nahusam Pratama Indonesia dengan gelontoran rupiah.
SIDOARJO, tribunkaltim.co.id- Perjuangan Pusamania Borneo FC (PBFC) lolos ke babak final Divisi Utama Liga Indonesia 2014 sekaligus memastikan satu slot kontestan Indonesia Super League (ISL) musim depan diapresiasi PT Nahusam Pratama Indonesia dengan gelontoran rupiah.
Saat menang dramatis melawan PSGC Ciamis melalui drama adu penalti pada babak semifinal lalu, skuad Pesut Etam diganjar bonus Rp 150 juta. Sebelumnya, saat mengalahkan Persis Solo 6-0 pada laga akhir babak 8 besar di Stadion Segiri, guyuran rupiah sebesar Rp 100 juta terlebih dahulu dirasakan.
"Dimulai dari Persis Solo, kami sudah menaikkan nominal bonus kemenangan. Jika sebelumnya hanya diangka Rp 50-75 juta per match, tapi diakhir-akhir kompetisi ini sesuai intruksi owner (H. Nabil Husein Said Amin) bonus dinaikkan," ujar Tommy Ermanto Pasemah, manager tim PBFC.
Laga melawan Persiwa Wamena sendiri akan digelar pada Kamis sore (27/11) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Laga ini akan disiarkan langsung Berita Satu TV dan akan disaksikan juga ratusan suporter Pusamania yang sengaja berangkat dari Samarinda demi mendukung perjuangan PBFC.
Jelang laga pamungkas ini, pelatih PBFC Iwan Setiawan meminta doa restu masyarakat Kaltim khususnya Samarinda, agar tim Pesut Etam menjadi juara Divisi Utama.
Iwan Setiawan mengatakan, dalam pertandingan kali ini tim Pesut Etam memasang target menang untuk menjadi juara. Pasukannya diintruksikan agar bermain habis-habisan agar dapat membawa pulang trofi Divisi Utama ke Samarinda.
Dia menyatakan, meski pertandingan berada di tanah Jawa, tetapi ia tetap meminta restu warga Samarinda khususnya Pusamania, suporter tim, agar PBFC di pertandingan nanti mampu meraih hasil maksimal.
"Kami meminta restu warga Samarinda. Perjuangan tim kami akan segera dimulai. Semoga kami mampu membawa pulang trofi juara ke tanah Samarinda," ujarnya melalui Tribun, Rabu (26/11) siang.
Menurut Iwan, tim Persiwa merupakan tim yang bagus. Sejak semifinal, dia telah memprediksi pasukannya bakal behadapan dengan tim Badai Pegunungan tersebut. Menurutnya, tim besutan Mahmudiana tersebut memiliki gaya permainan yang khas seperti yang kerap ditampilkan Persipura maupun klub-klub asal wilayah Timur Nusantara lainnya.
"Persiwa tim yang bagus. Memiliki jiwa militan tinggi dan secara teknik bermain khas tim-tim Papua yang ngotot serta bermain mengandalkan kecepatan," tutur pria yang penah menukangi Persija Jakarta diera tahun 2011-2013 itu.
Meski memiliki gaya permainan yang tangguh, pria yang mengantongi lisensi kepalatihan A (AFC) itu menilai, ada strategi yang bisa diterapkan untuk meluluhlantahkan permainan lawan. Namun, untuk saat ini Iwan masih menutup rapat mulutnya dan eggan membocorkan taktik seperti apa yang dia maksud.
"Ada taktik untuk mengalahkan tim yang memiliki gaya permainan semacam itu. Tapi strategi seperti apa? Sementara saya rahasiakan dulu. Nanti kalau diberi tahu sekarang malah bocor dong," ujar Iwan lalu mengumbar tawa.
PBFC dan Persiwa akan bersua di final pada Kamis (27/11) pekan ini, untuk menentukan juara Divisi Utama 2014. Pada babak penyisihan Divisi Utama 2014, kedua tim sempat bertemu sebanyak dua kali. Di leg pertama yang digelar di Stadion Segiri Samarinda pada (2/9) Borneo FC sukses mengalahkan Persiwa dengan skor 3-0. Gol masing-masing diciptakan oleh Fernando Soler, Danilo Fernandi, dan Febri Setiadi.
Kemudian di leg kedua yang digelar di Stadion Pendidikan Wamena, giliran Borneo FC yang dipecundangi Persiwa dengan skor 2-0. Gol diborong oleh Abblode Yao Rudi di menit kelima dan tendangan pinaltinya di menit ke-61.