Kisah Manusia Perahu
Pejabat hanya Selfie saat Tinjau Lokasi Penampungan
Di lokasi penampungan, para pejabat tinggi tersebut hanya meninjau dan melakukan dialog dengan warga asing, bahkan diantaranya hanya ber-selfie ria.
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Keberadaan manusia perahu di Tanjung Batu, Kecamatan Derawan Kabupaten Berau menjadi soroton berbagai pihak. Sudah puluhan pejabat negara yang datang meninjau lokasi penampungan, mulai dari Kementerian Kelautan Perikanan, Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, Panglima Kodam VI Mulawarman hingga terakhir Danrem Aji Suryanata juga ikut meninjau keberadaan orang asing tersebut.
Dari pantauan TRIBUNKALTIM.CO di lokasi penampungan, para pejabat tinggi tersebut hanya meninjau dan melakukan dialog dengan beberapa warga asing, bahkan diantaranya hanya ber-selfie ria dengan latar belakang ratusan orang asing yang kondisinya memprihatinkan, setelah itu mereka pulang ke tempat asalnya tanpa mengambil keputusan apapun.
Hingga kini, belum ada keputusan definitif mengenai penanganan orang asing. Nasib 544 orang asing di tempat penampungan tak juga jelas. Padahal belasan wanita asing itu sedang hamil, puluhan lainnya adalah anak-anak bayi dan kondisi kesehatan mereka semakin menurun.
Menurut keterangan dr Oktavianus yang diperbantukan memberikan layanan kesehatan bagi ratusan warga asing tersebut, sebelumnya hanya sekitar 90-an orang yang mengalami gangguan kesehatan. Hanya berselang sehari sudah lebih dari 100 orang asing yang mengalami gangguan kesehatan, mulai dari ispa, grastisis hingga penyakit kulit.
Ketua KNPI Teluk Bayur Kabupaten Berau Edy Djumantara mempertanyakan hasil kunjungan para petinggi negara tersebut. "Sudah puluhan pejabat negara mulai dari kementerian sampai pejabat-pejabat tinggi TNI yang datang tapi belum menghasilkan keputusan apa-apa," ujarnya. (*)
Ikuti perkembangan berita Kisah Manusia Perahu selengkapnya di media cetak Tribun Kaltim. Like Facebook TRIBUN KALTIM dan follow @tribunkaltim