Resensi Buku

Pasukan Peraih Mimpi

Tokoh utama bernama Doni. Seorang wartawan media massa dan penulis bertangan satu, namun selalu penuh ide dan karya.

Pasukan Peraih Mimpi
HO/ Baldwine Honest
Buku Pasukan Matahari 

TRIBUN KALTIM, CO - BUKU ini ditulis oleh Heri Hendrawan Haris, atau lebih terkenal dengan nama pena Gol A Gong. Tokoh utama bernama Doni. Seorang wartawan media massa dan penulis bertangan satu, namun selalu penuh ide dan karya.

Doni yang berasal dari Menes, Banten Selatan, akan mengadakan reuni dengan teman-teman genknya, yaitu Pasukan Semut dan Empat Matahari. Setelah 29 tahun tidak bertemu, mereka akan reuni di anak Gunung Krakatau, dengan mimpi-mimpi mereka yang sudah terwujud.

Alur cerita flashback, diawali dari kisah Doni yang akan mundur dari profesi wartawannya, karena pengajuan cutinya dibatalkan sepihak oleh perusahaan tempatnya bekerja. Rencana untuk reuni dengan sahabat masa kecilnya sudah matang, dan harus diwujudkan, walaupun awalnya ditentang oleh Pemimpin Redaksinya. Keluarga Doni keluarga bahagia, dengan istri dan dua anaknya yang sehat dan normal, walaupun Doni cacat.

Sesampainya di Banten, Doni pun mulai teringat dengan masa kecilnya,  29 tahun yang lalu. Doni terlahir normal, dan awalnya bercita-cita menjadi pilot, agar bisa keliling dunia. Namun karena terjatuh dari pohon ceri, terpaksa tangan kiri Doni harus diamputasi. Kegemarannya membaca dan menulis membawa Doni menjadi penulis dan wartawan, sehingga cita-citanya berkeliling dunia bisa terwujud.

Waktu kecil,  Doni mempunyai genk di kampungnya, yaitu Pasukan Semut, yang terdiri dari 8 orang, Doni, Yusuf, Nurdin, Wahyu, Iroh, Nani, Fitri dan Irma. Dengan segala keterbatasan mereka di kampung, ternyata semua bisa meraih mimpi dan cita-cita mereka. Selain itu, Doni juga punya genk, Empat Matahari,  yang terdiri dari 4 anak, Doni, Ujer, Yayat, dan Herman yang mempunyai tubuh tidak  sempurna karena cacat, namun selalu gigih menjadikan mimpi mereka menjadi nyata.  Genk itu terbentuk saat  tangan Doni harus diamputasi di Rumah Sakit.

Setelah 29 tahun berlalu, yaitu tanggal 18 Agustus 2013, di anak Gunung Krakatau, di Selat Sunda,  mereka semua bertemu. Reuni bersama keluarga besar mereka.  Perasaan haru dan bahagia mewarnai pertemuan ini. Petemuan yang menjadi saksi bagi Pasukan Semut dan Empat Matahari bersama mimpi-mipi mereka yang melangit. (*)

Pasukan Matahari
Karya :  Gola Gong
Penerbit:  Indiva Media Kreasi
Terbit: September 2014
Jumlah: 368 halaman
Peresensi: Baldwine Honest (Pendidik dan Mahasiswi S2 Unmul)

Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved