Hari Ini Pemkab Nunukan Tentukan Status Tanggap Darurat Kebakaran

Pemkab Nunukan, Selasa (2/12/2014) menggelar rapat untuk menentukan status tanggap darurat bencana kebakaran Pasar Jamaker.

Hari Ini Pemkab Nunukan Tentukan Status Tanggap Darurat Kebakaran
TRIBUN KALTIM/NIKO RURU
Stok beras yang masih tersisa di Posko Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Pasar Jamaker, Liem Hie Djung. 

TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN - Pemkab Nunukan, Selasa (2/12/2014) menggelar rapat untuk menentukan status tanggap darurat bencana kebakaran Pasar Jamaker.

Jika tidak diperpanjang, tanggap darurat akan berakhir Rabu (3/12/2014) besok. Bupati Nunukan, Basri menyatakan tanggap darurat pada pukul 18.00  wita atau 15 menit saat kebakaran terjadi di Pasar Jamaker Nunukan pada Kamis (20/11/2014) lalu.

Saat itu posko yang dilengkapi dengan tenda pengungsian serta dapur umum mulai didirikan di Liem Hie Djung atau sekitar 300 meter dari lokasi kebakaran.

Dari pantauan TRIBUNKALTIM.CO, di Posko Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Pasar Jamaker, Liem Hie Djung, sejumlah staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, mulai menginventarisir semua stok makanan dan minuman yang tersedia di posko.

Stok pangan seperti beras, mi instan dan minyak goreng rencananya dibagikan kepada korban kebakaran, saat penutupan tanggap darurat.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Nunukan, Sanuddin mengatakan, sebagaian besar logistik yang akan disalurkan kepada korban kebakaran merupakan bantuan dari masyarakat dan dunia usaha. "Nanti juga akan ditambahkan dengan logistik dari Pemerintah Kabupaten Nunukan," ujarnya.

Dari pendataan terverifikasi yang dilakukan hingga 28 November 2014, sebanyak 611 kepala keluarga (KK) atau 2.158 jiwa menjadi korban kebakaran di RT 01 dan RT 26, Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan ini.

Sementara bangunan yang ikut terbakar meliputi 245 rumah, 268 kios, 1 fasilitas pendidikan dan 1 fasilitas ibadah. Kebakaran itu menyebabkan 8 anak TK, 45 murid Sekolah Dasar, 15 pelajar SMP dan 12 siswa SMA ikut menjadi korban. (*)

Penulis: Niko Ruru
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved