Indonesia Super League
Pelatih Persiba Cari Pemain Pekerja Keras
Usia ditunjuk membesut skuad Beruang Madu musim depan, Edi Simon Badawi langsung bergerak cepat menyusun kerangka tim yang akan berlaga di ISL.
Penulis: Januar Alamijaya |
TRIBUNKALTIM.CO, BALIIKPAPAN- Usia ditunjuk membesut skuad Beruang Madu musim depan, Edi Simon Badawi langsung bergerak cepat menyusun kerangka tim yang akan berlaga di Indonesia Super League (ISL).
Salah satu program utama yang akan dilakukan oleh mantan pelatih Persipal Palangkaraya itu adalah menyeleksi sejumlah pemain yang akan direkrut menjadi bagian dari skuad Persiba musim depan.
Kepada Tribun, Jumat (5/12), pelatih yang sempat membawa Persiba promosi ke ISL ini mengatakan, dirinya lebih membutuhkan pemain pekerja keras yang punya semangat juang tinggi, dibandingkan pemain yang telah punya nama dikancah sepak bola nasional.
Namuan kehadiran pemain pekerja keras itu juga diimbangi dengan hadirnya pemain yang juga punya kreatifitas terutama untuk mengatur lini tengah Beruang Madu.
"Saya suka yang punya fighting spirit yang rajin, selain skill tentu saja. Dia boleh saja bertubuh kecil tapi istimewa terutama dalam tim karena kita ini mengutamakan kolektifitas," katanya.
Dipilihnya pemain bertipe pengangkut air ini bukan tanpa alasan. Pasalnya Edi mengaku pemain dengan karateristik seperti ini diyakini bisa memompa semangat tim ketika berada di lapangan.
"Saya ingin kita punya orang yang fighting spirit tinggi dan dipadukan dengan otak juga karena kita bermain bola harus punya semangat dan berjuang," katanya.
Di luar dari itu Edi juga mengaku sudah ada beberapa pemain yang telah masuk dalam pantauannya. Namun ia masih enggan membuka jati diri pemain bersangkutan dengan alasan semuanya harus terlebih dahulu melalui proses seleksi.
Sementara untuk komposisi pemain musim depan, ia juga menginginkan ada perimbangan antara pemain-pemain yang sudah berpengalaman dengan pemain-pemain muda terutama talenta-talenta lokal yang juga akan masuk kedalam skuat utama.
Akan tetapi keberadaan pemain muda dijanjikan akan lebih diutamakan, karena faktor pengalaman ia yakin bisa tumbuh dengan sendirinya seiring seringnya mereka diturunkan di ISL nanti.