Indonesia Super League
Arcan Iurie Resmi Arsiteki Pesut Etam
Klub asal Samainda Pusamania Borneo Football Club (PBFC) resmi mengontrak Arcan Iurie sebagai pelatih kepala menggantikan Iwan Setiawan.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Klub asal Samainda Pusamania Borneo Football Club (PBFC) resmi mengontrak Arcan Iurie sebagai pelatih kepala menggantikan Iwan Setiawan. Proses penandatanganan kontrak dilakukan di Kantor PT Nahusam, Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (7/12) sore.
Hadir dalam kesempatan itu, Owner PBFC, Nabil Husein, Manajer PBFC, Tommy Ermanto, dan CEO PT Nahusam Pratama Indonesia Abdul Bari Al Katiri.
Pelatih asal Moldova itu sudah tidak asing lagi di kancah sepakbola Indonesia. Beberapa klub besar tanah air pernah menggunakan jasanya, seperti Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, dan Persik Kediri.
Namun selama menangani beberapa klub tersebut, pria yang memiliki lisensi kepelatihan UEFA-Pro itu belum pernah mencicipi manisnya gelar juara di kompetisi sepakbola Indonesia.
Prestasi terbaiknya yakni membawa Persija ke final Divisi Utama Liga Indonesia 2005. Namun sayang, timnya kalah dari Persipura Jayapura 0-2.
Sementara itu sang arsitek PBFC sebelumnya, Iwan Setiawan, memilih mundur menangani tim berjuluk Pesut Etam. Pria asal Aceh yang telah sukses membawa PBFC ketangga juara Divisi Utama 2014 sekaligus melangkah ke kompetisi ISL 2015 itu dikabarkan lebih tertarik menjadi juru latih PBFC Akademi yang juga bakal dipersiapkan matang musim depan.
Nabil Husein menyatakan, pemilihan pelatih berkebangsaan Moldova itu sebagai pelatih kepala karena adanya persamaan prinsip. Menurutnya, baik PBFC maupun Arcan Iurie memiliki kesamaan ingin memajukan tim sepakbola melalui talenta muda tanah air, khususnya dari wilayah Borneo.
Bahkan sosok Arcan Iurie mengalahan beberapa pelatih yang datang melamar ke PBFC seperti, Misha Radovic. Nabil pun mamasang target pada Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 nanti, tim berjuluk Pesut Etam mampu meraih juara.
"Target musim depan juara, sosok Arcan Iurie dibawa dari hasil rapat. Manajemen sepakat menjatuhkan nama ke Arcan Iurie. Sebenarnya banyak nama-nama pelatih yang menawarkan jasa seperti Misha Radovic," kata Nabil.