DIET

Tren Baru Diet 5:2 Lebih Cepat Turunkan Berat Badan

Ada sejumlah cara diet yang diikuti oleh banyak selebritas. Namun kini giliran Diet 5 : 2 yang sedang naik daun dan diikuti oleh banyak orang.

Tren Baru Diet 5:2 Lebih Cepat Turunkan Berat Badan
INTERNET
ILUSTRASI

TRIBUN KALTIM, CO - SELAMA ini ada sejumlah cara diet yang diikuti oleh banyak selebritas. Namun kini giliran Diet 5 : 2 yang sedang naik daun dan diikuti oleh banyak orang dalam beberapa tahun terakhir.

Diet ini memiliki konsep berpuasa dengan membatasi asupan 500 kalori (untuk wanita) dan 600 kalori untuk laki-laki, selama dua hari dalam seminggu, sedangkan lima hari sisanya makan seperti biasa. Diet ini ternyata berdasarkan sebuah penelitian, yang terbukti dapat meningkatkan harapan hidup seseorang. Singkatnya, Diet 5 : 2 membantu membuat Anda panjang umur! (Baca: Ini Dia Tips Mengatasi Godaan Saat Berdiet)

Sebuah hasil studi terbaru yang diberi judul "Frekuensi Makan & Waktunya dalam Kaitannya dengan Kesehatan & Penyakit", dan dipublikasikan dalam jurnal Prosiding National Academy of Sciences, menunjukkan, kebiasaan modern manusia yang makan tiga kali (ditambah makanan ringan) per hari adalah "normal" dalam hal evolusi manusia.

Laporan studi itu juga menambahkan bahwa diet pembatasan kalori seperti Diet 5 : 2, dapat melindungi manusia dari berbagai penyakit, termasuk kanker dan Alzheimer. Penelitian ini mengamati lebih dari 80 karya ilmiah sebelumnya yang membahas mengenai diet dan kesehatan.

Diet 5 : 2 merupakan metode diet yang berupa siklus antara periode puasa dan periode tidak puasa. Dalam hal ini, ada periode makan secara normal (tiga kali sehari plus snacking ) selama lima hari, yang lantas dilanjutkan dengan membatasi asupan 500 kalori selama dua hari per minggu. Pola diet ini cenderung dapat dilakukan dengan konsisten oleh manusia yang terlahir sebagai mahluk pemakan segala. (Baca: Diet 5:2 Mirip Puasa Senin-Kamis)

Bertahun-tahun yang lalu, obesitas dikaitkan sebagai biang penyakit kanker dan Alzheimer. Kelebihan berat badan juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Logikanya, mengonsumsi lebih sedikit kalori tentu akan menimbulkan penurunan berat badan, yang dampaknya tentu akan mengurangi risiko penyakit ini. Itu sebabnya dikatakan, Diet 5 : 2 membantu membuat Anda panjang umur.

Namun, mengomentari hasil studi tersebut, Profesor Naveed Sattar mengatakan kepada The Telegraph, cara terbaik untuk mempertahankan berat badan yang sehat dan ideal adalah dengan mengonsumsi diet seimbang dan melakukan olahraga secara teratur. Kendati Diet 5 : 2 dapat membantu membangun kebiasaan makan yang sehat, kata Naveed, mungkin tak akan berlaku untuk semua orang untuk jangka panjang.

"Kami tidak tahu apakah semua orang benar-benar dapat menaati Diet 5: 2 selama 10 tahun berturut-turut. Jika mereka tidak bisa, dan begitu mereka melakukannya untuk menurunkan berat badan, maka mereka harus mengurangi asupan kalori harian rata-rata mereka," katanya.

"Dan tampaknya Anda tetap harus kembali melatih pemilihan selera makan Anda, bukan? Misalnya, memangkas jumlah minuman manis, kue-kue, roti, cokelat, nasi putih, dan stop mengemil," pungkas Naveed. (*)

Berita Terkini Tribun Kaltim:

Tags
diet
Editor: Rita
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved