Breaking News
Senin, 11 Mei 2026

Dilema Masalah Sampah

Sampah di Depan Rumah Hiasi Beberapa Jalan di Kota Balikpapan

Sampah digantung di pohon dan dibiarkan tergeletak di depan rumah masih menghiasi sejumlah titik jalan di Kota Balikpapan.

Tayang:
Penulis: Doan E Pardede |

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sampah digantung di pohon dan dibiarkan tergeletak di depan rumah masih menghiasi sejumlah titik jalan di Kota Balikpapan. Pemandangan seperti ini banyak ditemui di seputaran Jalan DI Panjaitan.

Beberapa tempat pembuangan sampah di seputaran Jalan Pattimura, Jalan Indrakilla Strat II masih terisi penuh sampah. Sementara tempat pembuangan sampah Jalan Antasari dipenuhi sampah hasil gotong-royong.(Baca: Pungut Sampah, Warga Prapatan Habiskan 600 Kantung Plastik)

Jika mengacu pada Perda Nomor 10 Tahun 2010 tentang Persampahan, di mana salah satunya mengatur jam pembuangan antara pukul 18.00 sampai 06.00, maka sampah ini harusnya tidak ditemui.

"Sampah biasa diangkut malam," kata seorang pedagang tak jauh dari tempat pembuangan sampah di Jalan Indrakilla Strat II.

Belum lama ini, Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) mengharapkan warga tetap melaksanakan metode 3T dalam membuang sampah. 3T meliputi tepat waktu, tepat tempat, dan tepat cara. Tepat waktu adalah membuang sampah mulai pukul 18.00-06.00

Tepat tempat adalah tidak membuang sampah selain di tempat penampungan sementara yang telah ditentukan. Sementara, tepat cara adalah hanya membuang sampah limbah rumah tangga dan bukan sampah seperti hasil gotong royong di tempat penampungan sementara.

"Apalagi menaruh sampah di depan rumah, padahal jarak TPS hanya beberapa meter ini menambah jam pelayanan. Buanglah sampah di TPS, buanglah sesuai jam yang ditentukan. Tepat tempat buang di TPS bukan di depan rumah," kata Robi Kepala DKPP Kota Balikpapan.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved