Wow, Ada Model Seksi Jadi Petugas di Area Penyeberangan Jalan

Apa jadinya jika Anda menyebrangi jalan dan dibantu oleh petugas seksi dan rupawan? Mungkin otomatis Anda menjawab, tidak fokus.

Wow, Ada Model Seksi Jadi Petugas di Area Penyeberangan Jalan
DAILY MAIL
Road Safety Analysis, sebuah organisasi perlindungan pejalan kaki di Inggris bereksperimen dengan menempatkan dua model pria dan wanita berbusana seksi untuk membantu penyeberang jalan yang sedang dalam kondisi mabuk. 

TRIBUNKALTIM.CO –Apa jadinya jika Anda menyebrangi jalan dan dibantu oleh petugas seksi dan rupawan? Mungkin otomatis Anda menjawab, tidak fokus. Lalu, apakah kenyatannya demikian? Sebuah gagasan menarik dari Inggris berikut ini bisa saja dicontoh oleh Indonesia. Berikut uraiannya.

Road Safety Analysis, sebuah organisasi perlindungan pejalan kaki di Inggris bereksperimen dengan menempatkan dua model pria dan wanita berbusana seksi untuk membantu penyeberang jalan yang sedang dalam kondisi mabuk. Seperti dikutip DailyMail, tahun ini, meskipun kecelakaan pejalan kaki anak-anak berkurang sebanyak 48 persen, tetapi kecelakaan pada pejalan kaki dewasa meningkat drastis.

Saat malam tiba, ternyata banyak pemabuk yang kesulitan melihat tanda zebra cross, sehingga mereka tidak menyeberang dengan benar. Organisasi Road Dafety Analysis berharap, kedatangan dua petugas penyeberang jalanan yang seksi ini dapat memicu orang untuk lebih sadar menggunakan zebra cross secara tepat.

Richard Owen, Operations Director untuk safer roads mengatakan, pertambahan jumlah kecelakaan sangat mengkhawatirkan, apalagi saat musim perayaan. ''Tahun ini fokus terbesar selalu diberikan kepada pengemudi yang mabuk. Padahal pejalan kaki yang mabuk juga hal serius,'' ucapnya.

Lewat penempatkan petugas seksi ini, menurut Owen, sebanyak 98 persen pejalan kaki jadi lebih mawas dalam memanfaatkan zebra cross dalam menyeberang jalan. “''Sangat sulit untuk berkoneksi dengan generasi muda, terutama saat mereka mabuk. Namun, apa yang kami demonstrasikan di sini, mengungkapkan bahwa perilaku dapat dipengaruhi jika kita menemukan cara yang tepat,'' terangnya.

Uji coba ini pun didokumentasikan dalam video yang diungguh ke situs YouTube, hingga hari sudah berhasil menarik perhatian sebanyak 2000 penonton.(*)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved