Musik
Meski Banyak yang Meragukan Album 1989 Taylor Swift Mendulang Sukses
Album teranyar Taylor Swift yang bertajuk 1989 mendulang kesuksesan besar di 2014. Dirilis Oktober lalu, album tersebut memecahkan rekor.
TRIBUNKALTIM.CO - Album teranyar Taylor Swift yang bertajuk 1989 mendulang kesuksesan besar di 2014. Dirilis Oktober lalu, album tersebut memecahkan rekor setelah terjual hampir 1,3 juta kopi hanya di pekan pertamanya. Ini pertama kalinya dalam kurun waktu 12 tahun terakhir.
Dalam proses pembuatan album tersebut, Taylor menghadapi berbagai tantangan. Satu di antaranya, pikiran pesimistik orang-orang di sekitarnya. Mereka sangsi akan kesuksesan album tersebut karena Taylor benar-benar mengubah haluan musiknya di album tersebut. Dari country, ia beralih ke pop-dance.
"Tantangan terbesar tahun ini adalah meyakinkan tim ku sendiri bahwa album ini bakal diterima," kata mantan kekasih Harry Styles ini seperti dikutip Tribunnews dari USmagazine.com.
Ia bercerita, banyak orang ragu soal pemilihan 1989 sebagai judul albumnya. "Mereka pikir itu aneh," katanya.
Lalu, ada pula yang merasa kurang yakin terhadap sampul depan album yang hanya menampilkan sosok Taylor dari bagian torso hingga hidungnya saja.
Dengan kesuksesan yang diraih, Taylor merasa jerih payahnya terbayarkan. Tidak hanya album, singel andalannya yang bertajuk "Shake It Off" turut memecahkan rekor.
Shake It Off masuk Billboard Top 40 dengan permintaan tertinggi sejak singel Dreamlover milik Mariah Carey yang dirilis 1993 silam.
"Perjuangan yang rasanya berat langsung berubah menjadi kemenangan besar," kata penyanyi yang 13 Desember lalu merayakan ulang tahunnya ke-25.
Kepada majalah tersebut, Taylor juga sempat mengungkit perihal alasannya menarik lagu-lagunya dari layanan streaming gratis Spotify.
Keputusannya itu ternyata mendapat respon positif dari para pelaku industri musik. Ia kebanjiran pesan dan pujian setelah kabar ia menarik lagu dari Spotify tersiar.
"Aku tak menyangka bakal mendapatkan banyak pesan, email, dan telepon dari musisi, penulis, dan produser lain yang mengatakan terima kasih," ungkapnya. (*)