Dokter Spesialis Enggan ke Berau, 8 Formasi CPNS Masih Lowong

Delapan formasi dokter spesialis di Berau tidak terisi. Para dokter spesialis enggan bertugas di kabupaten itu. Kenapa?

TRIBUNKALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Peserta seleksi CPNS saat melihat pengumuman hasil seleksi CPNS di Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Berau. 

 
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Diam-diam Pemkab Berau telah menerima hasil seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Hasil seleksi CPNS tersebut diterima oleh Bupati Berau, Makmur HAPK pada hari Senin (22/12).

"Hari Kamis (19/12) kemarin kita ambil berkasnya, kemudian kita serahkan ke Bupati, karena hasil seleksi itu memang dialamatkan ke bupati," kata Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau, Zainal Arifin saat ditemui Tribun di ruang kerjanya, kemarin.

Menurut Arifin, dari kuota 135 formasi, ada 8 yang formasi yang tidak terisi karena memang tidak ada peminat dokter spesialis. "Formasi awal ada 135, tapi 8 formasi dokter spesialis tidak ada yang mendaftar, jadi formasi yang terisi hanya 127," ungkapnya.

Kuota itu dibagi dalam berbagai formasi, khususnya untuk instansi teknis seperti tenaga kesehatan 40 persen, pendidikan 40 persen, sisanya 20 persen untuk petugas penyuluh kehutanan, Satpol PP dan Polisi Hutan.

Komposisinya tenaga pengajar 50 orang, tenaga kesehatan 50 orang. Sedangkan untuk Satpol PP 10 orang, petugas penyuluh kehutanan 5 orang dan polisi hutan 5 orang. Sementara sisanya 15 orang untuk instansi teknis lainnya.

Langkah selanjutnya, kata Arifin, para peserta yang dinyatakan lulus diminta untuk segera melengkapi berkas, seperti surat keterangan kelakuan baik dari kepolisian, surat kesehatan hingga keterangan bebas narkoba. Dijelaskannya, saat pendaftaran, BKPP memang tidak mensyaratkan berkas-berkas tersebut.

Pasalnya, BKPP tidak ingin membebani peserta dengan berbagai persyaratan. "Karena mereka (peserta) ada yang tempat tinggalnya jauh, di wilayah hulu sampai di pulau-pulau. Sementara mereka belum tentu lulus mengikuti seleksi. Setelah lulus, baru kita minta melengkapi persyaratan," jelasnya.

Meski telah dinyatakan lulus Tes Kompetensi Dasar (TKD) melalui Computer Assisted Test (CAT) 127 peserta tersebut belum tentu diangkat menjadi CPNS. "127 orang itu belum tentu lulus, semua. Kalau mereka tidak melengkapi persyaratan otomatis dinyatakan gugur. Masalahnya sekarang, kami belum tahu, tenggat waktu yang diberikan (untuk melengkapi berkas) itu sampai kapan, nanti kita coba koordinasi lagi," ujarnya.

Demikian pula jika ada peserta yang terbukti menggunakan narkoba juga akan dinyatakan gugur. Pantaaun Tribun, BKPP Berau telah memasang pengumuman hasil seleksi CPNS di halaman kantornya. Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan mengumumkan hasil seleksi melalui website yang dikelola BKPP dan yang dikelola Pemkab Berau di domain beraukab.go.id.(gef)

Sumber: Tribun Kaltim
Tags
tes CPNS
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved