Blok Mahakam

Sopir Angkot Kesal pada Demonstran

Sejumlah warga tampak kesal karena beberapa ruas jalan utama di Samarinda macet, bahkan arus lalulintas nyaris tidak berjalan.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sejumlah warga tampak kesal karena beberapa ruas jalan utama di Samarinda macet, bahkan arus lalulintas nyaris tidak berjalan. Hal ini terjadi akibat puluhan elemen pemuda yang digalang Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Kaltim menggelar unjuk rasa di depan kantor Gubernur Kaltim, Senin (29/12/2014) siang.

Mereka menuntut hak partisipasi (participating interest/PI) dalam pengelolaan Blok Mahakam.

Pantauan Tribun Kaltim, hampir semua ruas jalan utama di Samarinda sejak sekitar pukul 13.30 wita mulai merayap bahkan nyaris macet, terutama di Jalan Gajah Mada atau sepanjang Jalan Tepian Mahakam.

Untuk menghindari kemacetan lebih parah, polisi mengalihkan sebagian pengguna jalan yang melintas di Jalan Slamet Riyadi terutama dari arah jembatan Mahakam yang mau ke kota berbelok ke arah Jalan Antasari kemudian ke Jalan Juanda dan seterusnya. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Juanda mulai depan Untag 1945 dari arah Lembuswana hingga simpang tiga Jalan Antasari-Slamet Riyadi dan Jalan Martadinata padat merayap.

"Boleh-boleh saja berunjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi, tetapi jangan sampai menyusahkan masyarakat. Mestinya cukup melalui perwakilan masing-masing organisasi menemui Gubernur atau Ketua DPRD Kaltim untuk menyampaikan aspirasi. Kalau seperti itu yang dilakukan lebih terhormat dan tidak menyusahkan masyarakat," kata Udin, yang mengaku tinggal di Perumahan Korpri Loa Bakung Kecamatan Sungai Kunjang.

Hal yang sama juga dikatakan sopir angkot trayek A yang enggan disebutkan namanya. "Kalau demo-demo seperti ini, yang rugi kami selaku sopir angkot karena hampir semua ruas jalan menuju ke kota ditutup untuk menghindari kemacetan yang lebih parah. Jelas hari ini kami bakal menombok setoran angkot Rp 75.000 per setengah hari, karena waktu banyak terbuang di jalan akibat lalu lintas macet," katanya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved