Mukmin Sebut PNS Kaltim Masih Ada yang Malas

“Ada SKPD yang sudah bagus (disiplinnya), tapi ada juga yang masih kurang,” sebutnya.

Penulis: Rafan Dwinanto |
TRIBUNKALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Setelah mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan Computer Assisted Test (CAT), mereka yang lolos nantinya masih harus melalui seleksi berkas administrasi. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim, Mukmin Faisyal menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemprov Kaltim.

Sidak ini bertujuan memantau tingkat kehadiran PNS pasca libur tahun baru. Dari hasil sidak di beberapa SKPD, Mukmin berkesimpulan kedisiplinan PNS di lingkup Pemprov Kaltim masih perlu ditingkatkan. “Ada SKPD yang sudah bagus (disiplinnya), tapi ada juga yang masih kurang,” sebutnya.

Atas ketidakdisiplinan ini, Mukmin telah meminta  Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk diterapkan aturan yang telah sepakati bersama. Sanksi tersebut berupa denda, yakni pemotongan lima persen dari pendapatan pegawai.

“Itu yang kita terapkan, Pergubnya sudah ada. Kalau dia melanggar total kita berhentikan. Tadi sudah ada yang diproses. Dari Dispenda ada satu pegawai, dari Disnaker ada satu orang,” katanya.

Pegawai yang termasuk pelanggaran berat ini dianggap memiliki tingkat kedisiplinan rendah. Sanksi yang diberikan kali ini berupa penurunan pangkat.

“SKPD harus meningkatkan disiplin, kita pun menerapkan aturan. Jika tidak absen atau tidak apel satu hari saja, kita potong lima persen tunjangannya. Itu yang kita terapkan terus menerus, tidak boleh ada toleransi terhadap orang-orang yang seperti itu. Masa perlakuannya sama antara yang rajin dengan yang tidak disiplin,” pungkasnya. (*)

Ikuti perkembangan berita lainnya dengan like Facebook TRIBUNKALTIM.CO dan follow @tribunkaltim

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved