Gadis Cantik ini Minta Warga Balikpapan Mencintai Mangrove

Selama ini dia mendapat kabar kalau hutan Mangrove yang ada di Kota Balikpapan sudah mulai mengalami degradasi, sudah ada lahan yang berganti menjadi

Penulis: Budi Susilo |
TRIBUNKLAMTIM.CO/BUDI SUSILO
Siti Hardiyanti pencinta mangrove 
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Hutan Mangrove bagi Anti, panggilan akrab Siti Hardiyanti (19), adalah harta benda yang tak ternilai harganya. Katanya, hutan Mangrove tak bisa diukur dengan nilai materi. (Baca juga: Orang Jakarta Suka Ke Mangrove Center Balikpapan)
 
“Saya suka hutan Mangrove. Yang alami-alami saya sangat suka,” ujarnya kepada TRIBUNKALTIM.COM, di Perpustakaan Daerah Kota Balikpapan, Selasa (6/1|2015).
Selama ini dia mendapat kabar kalau hutan Mangrove yang ada di Kota Balikpapan sudah mulai mengalami degradasi, sudah ada lahan yang berganti menjadi lahan pemukiman.
Dia berharap, agar manusia mau sadar, bahwa keberadaan hutan Mangrove itu berguna bagi kehidupan semua makhluk. Dara yang lahir 8 Oktober 1995 ini menegaskan, menjaga Mangrove, ibarat menjadikan planet bumi tetap awet muda. 
“Kita jaga kelestariannya. Kalau kita mau lestarikan yang untung kita, kita juga,” kata mahasiswi Sekolah Tinggi Migas ini.
Tetapi tambahnya, apabila hutan Mangrove tidak dijaga kelestariannya, maka manusia akan menerima banyak bencana alam.

“Kena bencana banjir, bencana kekeringan, angin topan, lapisan ozon terbuka lebar, bumi kita jadi semakin panas,” ujar perempuan kelahiran Pinrang, Sulawesi Selatan ini. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved