Pesawat Jatuh
Dua Korban Air Asia Terikat di Dasar Laut, Jumlah Ditemukan 48 Orang
"Dua orang yang ditemukan terakhir hari ini, berada di dasar laut dalam kondisi terikat dengan kursi," kata Kepala Basarnas FH Bambang Soelistyo
TRIBUKALTIM.CO, JAKARTA - Pencarian dan evakuasi terhadap korban pesawat Air Asia berkode penerbangan QZ8501 memasuki hari ke-13. Jumat (9/1/2015) tim gabungan menemukan dua jenazah korban pesawat yang jatuh Minggu (28/12/2014).
"Dua orang yang ditemukan terakhir hari ini, berada di dasar laut dalam kondisi terikat dengan kursi," kata Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya FH Bambang Soelistyo saat jumpa pers di Kantor Basarnas, Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (9/1/2015). (BACA: Empat Pramugari Air Asia Ini Masih Sehat dan Bertugas )
Bambang Soelistyo mengatakan, dua jenazah tersebut ditemukan tim gabung dari kapal MGS Geosurvey. Lokasi keduanya berada di dasar laut dan masih terikat dengan kursi penumpang. Namun, Soelistyo tidak menjelaskan jenis kelamin ataupun kondisi kedua korban saat ditemukan.
"Yang melaksanakan tugas itu dari kapal Geosurvey dan penyelam. Penyelam dapatkan objek, cek ke bawah laut, dan dapatkan kursi dan korban," kata Soelistyo. (BACA: Ini Foto Selfie Terakhir Penumpang AirAsia QZ8501 Sebelum Terbang)
Dengan demikian, kata Bambang, "Sampai detik ini jumlah jenazah berjumlah 48 orang."
Menurutnya jenazah yang sudah ditemukan berada di tiga lokasi, yakni sebanyak 41 jenazah sudah berada di Surabaya -sebagian sudah diserahkan kepada keluarga dan sudah dimakamkan; 5 jenazah berada di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, dan dua jenazah yang baru ditemukan masih berada di Kapal Geo Survei. (Kompas.com/Fathur Rochman)