Kamis, 11 Juni 2026

Kisah Manusia Perahu

Konjen Philipina untuk Indonesia: Nenek Moyang Kami dari Kaltim

“Dulu ceritanya ada 10 orang dari Kaltim yang ke Philipina, sebelum Spanyol datang. Jadi kita ini bersaudara,” kata Jose.

Tayang:
Penulis: Rafan Dwinanto |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Konsulat Jenderal (Konjen) Philipina untuk Indonesia, Jose Burgos mengatakan,  berdasarkan sejarah, nenek moyang warga Philipina berasal dari Kaltim.
Jose menuturkan, warga Kaltim lebih dulu datang ke Phlilipina, dibandingkan Spanyol. “Dulu ceritanya ada 10 orang dari Kaltim yang ke Philipina, sebelum Spanyol datang. Jadi kita ini bersaudara,” kata Jose, saat bertandang ke Kantor Wilayah Kementriah Hukum dan HAM Kaltim, Rabu (21/1/2015).
Kunjungan ke Kaltim, lanjut Jose, sudah diagendakan sejak 2014 lalu. Namun baru bisa direalisasikan sekarang. “Kaltim ini jadi lokasi yang harus didatangi (Konjen Philipina). Sebab, untuk wilayah Indonesia Timur, warga kami paling banyak tinggal di sini,” katanya lagi.
Mayoritas warga Philipina di Kaltim bekerja di sektor pertambangan, hingga minyak dan gas. “Banyak juga di sektor-sektor lain. Kita dekat bukan hanya dari sejarah, tapi kita sedarah,” bebernya.
Jose pun berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang sudah merawat 88 manusia perahu asal Philipina. “Terima kasih sudah merawat nelayan kita di Tanjung Batu. Semoga kerjasama ini bisa semakin erat dan ditingkatkan dari berbagai aspek,” pungkas Jose. (*)
Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved