Profil

Duo Cantik yang Peduli Tertib Lalulintas

Virginia Anastasi Masola dan Andi Desy Milasari, dua menyayangkan pengendara yang melanggar ketentuan berlalu lintas.

Penulis: Rita Noor Shobah | Editor: Rita Noor Shobah

TRIBUNKALTIM.CO - ANGKA kecelakaan bermotor khususnya sepeda motor merupakan salah satu penyumbang angka kecelakaan tertinggi. Kendati angka kecelakaan tertinggi ada pada kecelakaan sepeda motor, namun pelanggaran berlalu lintas oleh pengendara sepeda motor tetap tinggi.

Virginia Anastasi Masola dan Andi Desy Milasari, dua remaja yang masih duduk di bangku sekolah ini pun menyayangkan pengendara yang melanggar ketentuan tertib berlalu lintas. Menurut mereka, itu bukan hanya membahayakan diri pelanggar itu sendiri tetapi juga membahayakan orang lain. (BACA JUGA: Aulia Harritz, Model yang Berambisi Jadi Desainer)

"Melanggar ketentuan tertib berlalu lintas, itu bukan hanya membahayakan diri sendiri tetapi juga membahayakan orang lain. Merugikan orang lain, " kata Virgin, siswa kelas 1 SMAN 5 Balikpapan.

Oleh karena itu Virgin dan Desy menegaskan bahwa kalau mau selamat setidaknya dimulai dari diri sendiri terlebih dahulu. "Kalau saya selalu pakai helm standar, sarung tangan, jaket, dan masker," kata Virgin. Desy pun serupa.

Menurut mereka dengan perlengkapan tersebut mereka merasa lebih aman. "Wajah juga tidak kena debu. Kalau tidak pakai helm kan bukan hanya berbahaya tetapi juga bisa merusak wajah, karena banyak kena debu, bisa jerawatan," imbuh Desy.

Menurut mereka, memakai helm pun bisa tampak lebih keren dan tidak oldschool. Pasalnya kini banyak helm standar dengan desain unik dan menarik. Sehingga tetap bisa gaul dan aman.

"Selain itu tidak usah lah ngebut-ngebut. Ngebut untuk dibilang jagoan buat apa, kalau hasilnya celaka, cacat bahkan meninggal dunia," kata Virgin. Ia menyarankan, untuk para remaja atau siapapun pengendara kendaaraan agar tidak ngebut dan terburu-buru saat berkendara menuju suatu tempat, atur jadwal dengan baik.

"Atur jadwal dengan baik. Misalnya mau ke sekolah atau kantor jam 7, berangkat dari rumah jangan mepet waktunya. Jadi di jalan bisa lebih santai dan hati-hati tidak kebut-kebutan dan terburu-buru," tuturnya. (BACA JUGA: Uci, Si Cantik jadi Ujung Tombak Satgas BPBD Kaltara)

Virgin dan Desy sepakat, hobi ngebut berkendara sebaiknya disalurkan dalam hal yang positif. Jangan ngebut di jalan umum. Tetapi pilih latihan di sirkuit, yang nantinya berimbas positif pada hobinya. Bisa saja suatu saat menjadi pembalap.

"Ya sebagai remaja kita harus melakukan banyak kegiatan positif. Bila kita sibuk dengan kegiatan positif, kita tidak akan terpapar atau tertarik dengan hal-hal negatif," kata mereka. Keduanya saat ini aktif modelling dan menari serta berlatih di bawah pimpinan Muhammad Yatim di Jali Jali Enterprise. (*)

Virginia Anastasi Masola
TTL: Soroako, 16 Januari 1999
Orangtua: Benyamin A
Hobi: Menari
Pendidikan: SMAN 5 Balikpapan
Kegiatan: Aktif di Jali Jali Enterprise

Andi Desy Milasari
TTL: Tenggarong 21 Desember 1997
Orangtua: Amir Mahmud
Hobi: Menari, dengar musik, baca novel
Pendidikan: Kelas 11 SMAN 2 Balikpapan
Kegiatan: Menari, modelling di Jali Jali Enterprise

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved