Khofifah Usulkan Saraf Libido Pelaku Kejahatan Seksual Diputus

Efek trauma bagi korbannya ini yang kita perhitungkan. Apalagi, pelaku kejahatan seksual ini korbannya banyak.

Khofifah Usulkan Saraf Libido Pelaku Kejahatan Seksual Diputus
TRIBUN KALTIM / RAFAN
Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa memberi sambutan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muslimat Nahdatul Ulama (NU) di Samarinda, Kamis (5/2/2015) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa menyarankan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muslimat Nahdatul Ulama (NU) menelurkan rekomendasi berupa hukuman maksimal untuk pelaku kejahatan seksual.

Hal ini diungkapkan Khofifah dalam sambutannya saat membuka Rakernas Muslimat NU di Lamin Etam, komplek Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (5/2/2015). “Hukumannya juga harus berat. Bisa saja saraf libidonya diputus,” kata Khofifah.

Ketua Muslimat NU ini menuturkan, adiksi (kecanduan) pornografi lebih bahaya dari kecanduan narkoba. Khofifah pun mengaku sudah berdiskusi dengan dokter dan ahli hukum mengenai hukuman maksimal ini. (Baca juga: Longsor Prapatan Timbun Tiga Sepeda Motor).

“Efek trauma bagi korbannya ini yang kita perhitungkan. Apalagi, pelaku kejahatan seksual ini korbannya banyak. Jadi, Indonesia tidak
hanya darurat narkoba, tapi juga darurat pornografi,” sebutnya. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved