Kriminal
Gasak Kotak Infak di Masjid, Wajah Abdul Babak Belur Dibogem Warga
Abdul Azis (34) warga Prona Sepinggan Baru, terus memegangi wajahnya yang penuh lebam.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Abdul Azis (34) warga Prona Sepinggan Baru, terus memegangi wajahnya yang penuh lebam.
Ia menerima bogem mentah dari warga setelah kepergok mencuri kotak infak di Masjid Perumahan Pondok Karya Agung Gunung Bakaran, Selasa (10/2/2015) sekitar pukul 13.30 wita.
Abdul Azis mengatakan, dirinya terpaksa mencuri karena tidak punya uang. "Saya seharian sudah keliling menawarkan jasa servis tapi tidak ada pelanggan. Karena terdesak kebutuhan untuk bayar sewa rumah dan bayar cicilan motor, akhirnya ketika saya lewat masjid kepikiran niat jahat masuk ke dalam masjid dan mencongkel kotak amal," ujar Abdul. (BACA: Upah Hasil Mencuri untuk Beli Barang Elektronik)
Apes, setelah berhasil membawa uang saat keluar, ia kepergok penjaga masjid. Melihat gelagat mencurigakan, dia langsung teriak maling, dan warga langsung mengepung Abdul dan memukuli hingga wajahnya babak belur.
Abdul mengatakan, saat ini ia memiliki empat anak dan satu cucu. "Anak saya empat, tapi istri saya lagi hamil 7 bulan anak kelima, saya kepepet untuk kebutuhan. Sekitar Rp 200 ribu uang dalam kotak infak tersebut, tapi akibat kejadian ini saya kapok dan mau pulang ke Jawa saja. Orangtua telepon marah, katanya merantau ke Kalimantan malah bikin malu saja," tuturnya. (BACA: Gagal Mencuri Andi Malah Masuk Rumah Sakit)
Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol M Amir melalui Panit Riksa IPDA Payan mengatakan, pelaku diamankan oleh satpam perumahan dan langsung diserahkan polisi. Pelaku akan dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian, karena jumlah uang yang dicuri di bawah Rp 2 juta, dan pelaku akan dikenakan pasal tindak pidana ringan (tipiring). (*)