Banjir

Ocha Terpaksa Tidur Berdiri Antisipasi Banjir

Warga di sejumlah lokasi di Kota Balikpapan langganan korban bencana banjir. Saban hujan turun lebat kediaman mereka selalu digenangi air.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Warga di sejumlah lokasi di Kota Balikpapan langganan korban bencana banjir. Saban hujan turun lebat kediaman mereka selalu digenangi air.

Banjir berulang membuat warga menjadi terpola. Ocha, misalnya, terbiasa tidur dalam kondisi berdiri untuk berjaga-jaga. Inilah pekerjaan rumah yang menjadi kado pada hari ulang tahun ke-118 Kota Balikpapan.

"Kalau sejak sore cuaca mendung, saya biasa tidur sambil berdiri. Cara ini untuk mengantisipasi kalau hujan, supaya bisa lekas mengamankan barang-barang," ujar Ocha, warga Jalan Beler, Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Selatan saat ditemui Tribun Kaltim, Senin (9/2/2015).(BACA: Landasan Banjir, Pesawat Kalstar Batal Mendarat di Bandara Tanjung Harapan)

Ocha memilih cara berjaga sambil berdiri di rumahnya ketika hujan mengguyur. Dia khawatir tidak mengetahui air menguap dari Sungai Ampal yang menerjang rumahnya, dan belum siap memindahkan perabotan rumah ke tempat yang lebih tinggi andai saja tidur lazimnya di kasur.

Senin kemarin, ketika hujan mengguyur sejak dini hari hingga siang, luapan air setinggi 60 sentimeter menggenangi rumahnya. Barang-barang dan perabot rumah pun segera dinaikkan ke loteng agar tidak terendam banjir.Ocha dan keluarganya sudah belasan tahun terbiasa menghadapi banjir.

Setiap hujan entah curah hujan rendah, sedang, apalagi tinggi, air pasti masuk ke rumahnya. Ocha mengaku sudah pasrah menghadapi situasi, dan tidak pernah berharap menghindari terjadinya banjir. Saat hujan malam, ia harus segera bangun mengantisipasi air menerjang. (BACA: Banjir, Guru SMS Siswa Umumkan Libur Sekolah)

Barang-barang yang sekiranya bisa terkena air segera dipindahkan agar tidak basah. Jika air terlihat masuk Ocha sekeluarga harus waspada. Ocha mengatakan sudah berada di Jalan Beler sejak kecil.

"Sejak kecil saya sudah ada di rumah ini, jadi bukan hal baru kalau setiap hujan harus repot pindah-pindah barang," ujar Ocha. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved