Warga Sidomulyo Akui Camat tak Pernah Sosialisasi soal Relokasi Banjir

Perwakilan warga menuding camat tak pernah melakukan sosialisasi terkait upaya relokasi di Desa Sidomulyo.

Tribun Kaltim/Rahmad Taufik
Banjir merendam rumah warga di Dusun Sukakarya RT 01, Desa Bukit Pariaman. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG- Perwakilan warga menuding camat tak pernah melakukan sosialisasi terkait upaya relokasi di Desa Sidomulyo. Kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sidomulyo, Sayyidina Aswat mengatakan, sosialisasi baru dilaksanakan 3 bulan sejak Bupati menggulirkan wacana relokasi.

"Selama ini sosialisasi tentang relokasi tak pernah dilaksanakan sehingga menimbulkan gejolak dalam masyarakat. Saya selaku BPD, juga tak pernah diajak koordinasi oleh Kepala Desa," tutur Sayyidina Aswat. Menurutnya, kegiatan pra musrembangdes kemarin bukan kegiatan sosialisasi soal relokasi.

Zainuddin, perwakilan warga, menuding camat jarang berada di Tabang, lalu bagaimana dia melakukan sosialisasi terkait relokasi. "Saya sebut lebih tepatnya penataan pemukiman bukan relokasi," ujarnya.

Dia meminta persoalan relokasi tidak seharusnya dibawa ke DPRD, melainkan diselesaikan di tingkat desa atau kecamatan. Dia menantang kepala desa untuk mengumpulkan seluruh warga dan menanyakan satu per satu dari mereka. Apakah mereka setuju atau tidak dengan relokasi.

"Kalau jumlahnya fifty-fifty, saya anggap warga semua setuju, silakan dilakukan relokasi. Tapi bagaimana kalau 80 persen warga tidak setuju dan 20 persennya setuju," ucapnya.

Jumlah warga di Desa Sidomulyo sendiri mencapai sekitar 500-600 KK dengan 1.600 jiwa. Sebelum mengakhiri rapat kemarin, Ketua DPRD Salehuddin memutuskan agar pertemuan digelar lagi di kecamatan, Senin (16/2) depan.

Sebelumnya, Sekretaris Camat Tabang Ajan Gung mengatakan, tidak semua warga Sidomulyo mau direlokasi di daerah jauh sekitar 2-5 km dari tempat tinggal mereka selama ini.

"Akses jalannya belum ada, jauh dari lokasi pelayanan pemerintah dan puskesmas. Warga minta jalannya dibangun dulu sebelum mereka direlokasi," katanya. Sementara itu Kantor Camat Tabang yang kerap dilanda banjir direlokasi ke Desa Bila Talang.(tribunkaltim)

Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved