Demmu Sebut Komisi III Lambat Respon Persoalan di Kideco

Tidak hanya persoalan itu saja, kasus 9 bocah yang tewas di kolam tambang lambat untuk direspon.

Demmu Sebut Komisi III Lambat Respon Persoalan di Kideco
TRIBUN KALTIM / BUDHI HARTONO
Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Kaltim, Baharuddin Demmu

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kaltim, Baharuddin Demmu menyayangkan respon Komisi III lambat terhadap persoalan lahan tambang PT Kideco Jaya Agung.

Tidak hanya persoalan itu saja, kasus 9 bocah yang tewas di kolam tambang lambat untuk direspon. Padahal Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Dahri Yasin pernah mengatakan akan mengundang untuk berdiskusi dengan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim.

"Mana sampai sekarang tidak ada kegiatan untuk diskusi dengan Jatam. Persoalan Kideco juga lambat diresponnya. Persoalan ini, ada di wilayah provinsi Kaltim, jadi sebagai lembaga wakil rakyat harus merespon untuk diselesaikan persoalan itu," kata Baharuddin Demmu, mantan aktifis lingkungan, di Samarinda, Provinsi Kaltim, Minggu (22/2/2015).

Menurut dia, Komisi III harus bisa menjembatani, persoalan lahan tambang di PT Kideco. "Misalnya, harus melakukan pertemuan antara rakyat, pihak perusahaan dan pemerintah setempat. Dicari solusinya supaya pihak-pihak yang berpekara bisa menerima proses penyelesaiannya," tutur Demmu, yang menjabat Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kaltim.

Persoalan ini, lanjut dia, akan berdampak kepada hak-hak warga Paser, perusahaan tambang Kideco dan iklim investasi di Kaltim. "Pandangan saya harus diselesaikan secara bijaksana," lanjutnya. (Baca juga: Sudah 5 Tahun Jembatan Timbang Tak Berfungsi Maksimal)

Sebelumnya, persoalan sengketa lahan adat milik warga Paser, dirilis Jatam, (Kamis 19/2/2015) pekan lalu. Dalam rilis itu, disebutkan, sengketa itu bermula dari tahun 2009, saat warga memprotes lahan seluas 598 hektar yang dididuga masuk areal PT Kideco Jaya Agung. Lahan tersebut disebutkan atas nama Norhayati sebagai ahli waris pemilik lahan di Desa Songka, Kecamatan Batu Sopang. (*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved