Pilkada Bulungan
Gelar Pilkada Bupati Bulungan KPU Butuh Rp 24 Milar
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bulungan akan mengajukan perubahan anggaran pembiayaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Bulungan.
Penulis: Budi Susilo |
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bulungan akan mengajukan perubahan anggaran pembiayaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Bulungan, yang rencananya akan diselenggarakan pada tahun ini.
Anggota KPU Kabupaten Bulungan Erry Sonley menjelaskan, patokan anggaran yang sebesar Rp 19 milar belum bisa memenuhi kebutuhan. Karena itu, perlu direvisi, anggaran yang ideal seharusnya Rp 24 milar lebih.
“Kami semua di sini sudah lakukan rapat selama dua minggu lebih. Baru hari ini kami selesai rapat, memutuskan dana penyelenggaraan pemilihan kepala daerah,” ungkapnya kepada Tribunkaltim.co di ruang kerjanya, Jalan Ulin, Selasa (17/3/2015).
Menurutnya, dana pembiayaan Pilkada Bulungan sebesar Rp 24 miliar lebih dianggap memadai, untuk memenuhi berbagai hal seperti di antaranya upah personel petugas Pilkada yang tidak sedikit jumlahnya. (Baca: KPU Bulungan Sangsi, Usulan Hanya Diterima Rp 20 Miliar)
“Yang kami ajukan Rp 24 miliar lebih ini tidak termasuk dengan dana bagi petugas panwaslu (panitia pengawas pemilu),” ungkapnya, yang sejak 2008 telah aktif di KPU Bulungan.
Ia berharap, perlu segera ada kejelasan dana pembiayaan pilkada, sebab berdasarkan draf tahapan pemilihan Bupati Bulungan, jadwal pendaftaran pasangan calon berada di 10 Juli 2015 sedangkan jadwal pemungutan dan penghitungan suara di tempat pemungutan suara akan berlangsung 9 Desember 2015.
Karena itu, KPU Bulungan akan segera menyodorkan anggaran kembali kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bulungan agar menyetujui usulan dananya.
“Kalau nanti disetujui, kami tentu saja akan bisa fokus lagi ke langkah berikutnya. Kami sangat berharap usulan dananya diterima Bupati dan Dewan,” urai Erry, yang merupakan kelahiran Samarinda.
Rencananya, nanti pemilihan kepala daerah Bupati akan diselenggarakan secara serentak dengan pemilihan Gubernur Kalimantan Utara sebagai upaya langkah untuk efisensi dalam berdemokrasi.
“Kami yang disini juga ikut sekalian tangani pilkada Gubernur Kaltara. Tapi kami tetap hanya dapat honor satu saja, tidak dua,” ungkap pria lulusan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman ini.
Terpisah, ketika dihubungi, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bulungan, Syarwani mengatakan, pihak dewan tentu saja akan menerima masukan soal anggaran yang diajukan KPU Bulungan, terkait Pilakda Bulungan.
“Waktu itu sudah disetujui Rp 20 milar, lalu kalau memang ada lagi usuluan kami akan tampung dulu. Kami nanti akan mengundang mereka (KPU Bulungan) dalam waktu dekat ini kami panggil mereka untuk lakukan rapat internal. Minggu depan akan dijadwalkan,” ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/anggota-kpu-kabupaten-bulungan-erry-sonley.jpg)