Abdul Wahab Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Kadin PPU

Muskab juga menunjuk tim formatur masing-masing Abdul Wahab, Rudiansyah, Muhammad Arsyad dan H Amir Sindrang untuk menyusun kepengurusan

TRIBUN KALTIM/SAMIR
Muskab Kadin PPU dijaga ketat Polisi, Rabu (18/3/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM  - Abdul Wahab akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) III di ruang pertemuan lantai III Kantor Bupati, Rabu (18/3). Pada awalnya ada tiga calon yang mengajukan diri masing-masing Abdul Wahab, Rudiansyah dan Zainal.

Namun hanya Wahab yang memenuhi syarat. Dalam tata tertib muskab, setiap calon yang akan bertarung minimal dua kali menjadi pengurus dalam dua periode kepengurusan.

Muskab juga menunjuk tim formatur masing-masing Abdul Wahab, Rudiansyah, Muhammad Arsyad dan H Amir Sindrang untuk menyusun kepengurusan dalam waktu sebulan ke depan. (BACA: Muskab III Kadin Dijaga Ketat Polisi)

Muskab yang dilaksanakan tahun lalu tidak berhasil memilih ketua dan pengurus lain karena deadlock. Sehingga dalam pelaksanaan tahun ini dijaga ketat anggota Polres PPU. Anggota Polres yang menjaga dari Sabhara, juga dari Intel baik yang di luar ruangan maupun di dalam ruangan.

Bukan hanya itu, setiap peserta yang akan memasuki ruangan muskab, harus melalui pemeriksaan yang cukup ketat. Selain memeriksa tas bawaan peserta, polisi juga memeriksa badan peserta. Mereka yang sudah keluar dan akan masuk kembali di ruang muskab, akan kembali diperiksa. Di dalam ruangan muskab, sejumlah personel polisi juga terus berjaga-jaga. (BACA: Kadin Balikpapan Sumbang Daging Kurban ke Gakin)

Saat acara berlangsung, sejumlah peserta mempertanyakan mengenai tidak dilibatkannya asosiasi pengusaha. Padahal seharusnya mereka dilibatkan dalam kepanitiaan. "Kamikan bertanya, ada apa dengan kegiatan muscab ini. Kok dari asosiasi tidak dilibatkan," kata Jalali Harahap, salah satu peserta.

Ketua Carateker Kadin PPU, Savena Podung mengatakan, pihaknya tidak melibatkan asosiasi dalam muskab ini karena pengurus Kadin itu sudah termasuk dalam asosiasi. Kepengurusan sudah diatur dalam UU. (BACA: BKD PPU Ingatkan Sekolah Tidak Asal Rekrut Guru Honor)

Selain itu, ia melaporkan bahwa selama memimpin Kadin ini sudah menerima iuran dari para pengurus sebesar Rp 47 juta. Sementara dalam menjalankan organisasi telah menggunakan uang RP 15 juta, sehingga dana yang tersisa Rp 31 juta lebih.

Abdul Wahab usai terpilih mengatakan, akan menyusun kepengurusan dan mengakomodir para pengusaha yang memiliki kemampuan. Bukan hanya itu, juga akan disusun program kerja. Satu di antaranya adalah mempertahankan investasi yang sudah ada, dan berusaha untuk mendatangkan investor di PPU ini.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved