Sarang Walet di Jalan Beller Meresahkan Warga

"Kami terganggu suara rekaman burung walet tiap hari berbunyi. Suara tersebut akan berhenti jika saat listrik padam saja," kata Herim.

Sarang Walet di Jalan Beller Meresahkan Warga
TRIBUN KALTIM/JINO PRAYUDI KARTONO
Bangunan ini sudah berdiri sejak tahun 2012 yang dijadikan sebagai sarang burung walet. Warga di Jalan Beller, Balikpapan, Kaltim resah karena sarang walet ini menimbulkan polusi suara. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dua buah gedung tinggi bertembok berdiri di daerah Jalan Beller, RT 32 Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur. Gedung tersebut merupakan sarang burung walet yang sudah berdiri sejak tahun 2012.

Ketika ditanya ke Ketua RT 32, Isna, dia mengaku tidak tahu jika bangunan tersebut merupakan sarang walet.

"Saya pun tidak tahu jika gedung tersebut sarang burung walet, saya pikir dulu itu hanya bangunan gudang biasa," terangnya.

Salah seorang warga, Herim, 42, menyatakan bahwa gedung tersebut sudah meresahkan warga. (BACA: Pokja 30 Advokasi Sengketa Sarang Walet)

"Kami terganggu suara rekaman burung walet tiap hari berbunyi. Suara tersebut akan berhenti jika saat listrik padam saja," terangnya.

Menurutnya, gedung tersebut tidak mendapatkan keuntungan dari warga sekitar. "Kami tidak mendapatkan apa-apa, hanya kami mendapatkan kebisingan suara tersebut setiap hari," ujar Heri. (*)

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved