Berita Pemkab Kutai Timur
Stadion Utama dan GOR Sangatta Diberi Nama “Kudungga”
Sejak Senin (23/3/2015) kemarin, dua sarana olahraga ini resmi menyandang nama Stadion Utama Kudungga dan GOR Kudungga.
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA- Bupati Kutai Timur, Isran Noor, merealisasikan pengubahan nama kompleks fasilitas olahraga di sekitar Jalan Soekarno-Hatta, yang terdiri dari Stadion Sangatta dan GOR Serbaguna Sangatta.
Sejak Senin (23/3/2015) kemarin, dua sarana olahraga ini resmi menyandang nama Stadion Utama Kudungga dan GOR Kudungga. Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Isran, disaksikan para pejabat lingkup Pemkab Kutim, sekitar pukul 09.30 Wita. (Baca juga: Minimarket "Nakal" Segera Ditertibkan)
"Kawasan Olahraga Kutai Timur seluas 49 hektar (Ha) ini saya beri nama Kudungga,” kata Isran, sesaat sebelum menekan tombol sirine bersama Ketua DPRD Kutim Mahyunadi, Kepala Dinas PU Aswandini Tirta, dan Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Dadang Soemantri, disaksikan ratusan hadirin.
Menurut Isran, kawasan olahraga milik masyarakat yang menjadi asset Kutim ini sengaja diberi nama "Kudungga" sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan terhadap pahlawan nusantara dari kerajaan Kutai, selaku kerajaan pertama dan tertua di Indonesia. Sehingga nama Kudungga dapat tercatat dan abadi dalam sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Orang nomor satu di Pemkab Kutim ini menyebut sebelumnya sudah ada beberapa tempat dan fasilitas milik Pemkab yang telah diubah dan diresmikan namanya menjadi Kudungga. (Baca juga: Asyik, Wahana Wisata Belanja Plus Ruang Terbuka Akhirnya Diresmikan)
Antara lain Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sangatta, yang perubahan namanya menjadi RSUD Kudungga diresmikan pekan lalu. Kemudian monumen Kudungga yang saat itu diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Dr Marsetio, pada 13 Desember 2013.
"Hari ini (perubahan nama) Stadion Utama Sangatta menjadi Stadion Kudungga dan GOR Serbaguna Kudungga sekaligus juga meresmikan (sarana dan prasarana) menjadi Kawasan Olahraga Kutai Timur," jelas Isran yang juga Ketua DPP Perhimpunan Penyuluh Pertanian Seluruh Indonesia (Perhiptani) ini.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Aswandini Eka Tirta, menyebut bahwa Stadion Kudungga memiliki luas lahan sekitar 28 hektar.
Pembangunan Stadion dengan kapasitas 7.000 penonton ini menghabiskan dana sekitar Rp 80,23 miliar dari anggaran APBD Kutim yang dibayarkan dengan sistem multiyears (tahun jamak) periode tahun 2007-2009.
Sedangkan untuk GOR Sebaguna Kudungga, dengan berbagai fasilitasnya, dibangun di atas lahan seluas 11 hektar. GOR tersebut memiliki kapasitas penonton 3.500 orang dan menyerap anggaran APBD Kutim sebesar Rp 62.251 miliar sejak tahun 2007-2009.
"Kedepan dikawasan olahraga ini juga akan dibangun lagi berbagai sarana olahraga, seperti kolam renang dan beberapa gedung olahraga lainnya," katanya.
Diantara pada undangan yang hadir, tampak pula Wakil Ketua DPRD Alfian Aswad dan beberapa anggota DPRD, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Dandim 0909 SGT Letkol Inf Ibnu Hudaya, Ketua Pengadilan Negeri Sangatta, dan ratusan undangan. (adv/hms6/hms8)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bupati-kutim-isran-noor-saat-meresmikan-stadion-utama-dan-gor-serbaguna-kudungga.jpg)