Kisruh Partai Golkar

Adi Darma Berharap Golkar Bisa Bersatu

Sidan PTUN di Jakarta, kemarin mengabulkan gugatan atas nama Ketua DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie.

net.google

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Walikota Bontang Adi Darma berharap, perselisihan dualisme DPP Golkar bisa kembali bersatu. Ia mengaku memantau perkembangan perselisihan dualisme di sidang Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) melalui media televisi.

"Saya memantau lewat televisi. Kemarin itu baru putusan sela. Saya berharap, Partai Golkar bisa bersatu kembali," ucap Adi Darma, kepada TribunKaltim.co, yang berada di Surabaya, Kamis (2/5/2015).

Sidan PTUN di Jakarta, kemarin mengabulkan gugatan atas nama Ketua DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie. Dikabulkannya permohonan penggugat, majelis hakim memberikan waktu untuk mediasi selama 40 hari sampai ada keputusan hukum yang berkekuatan tetap. (BACA juga: Adi Darma: Saya Tidak Ambisi, Saya Tidak Kasak-Kusuk)

"Mudah-mudahan bisa menyatu lagi, karena yang dirugikan kader-kader di daerah. Apalagi kader Golkar sudah banyak yang siap maju di Pilkada. Ini yang harus dipikirkan partai Golkar," ujarnya.

Adi kembali menjelaskan, saat ia digadang-gadang kader yang bakal menerima mandat caretaker Golkar Kaltim. Kata dia, diperintahkan untuk menyiapkan langkah konsolidasi ke pengurus daerah.

"Konsolidasi itu hanya untuk memperkuat kader-kader Partai Golkar di daerah. Dan saya tidak memihak kubu Pak Aburizal dan Pak Agung Laksono," jelas Adi Darma. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved