Selasa, 9 Juni 2026

Indonesia Super League

Dinilai Terlalu Mengintervensi, FIFA Surati Menpora

Bila intervensi pemerintah terus berlanjut, maka PSSI terancam sanksi dari FIFA.

Tayang:

TRIBUNKALTIM.CO - Polemik sepak bola Indonesia seperti tak ada habisnya. Yang terbaru, federasi sepak bola dunia FIFA menegur pemerintah Indonesia untuk tidak campur tangan dalam urusan sepak bola.

FIFA mengirimkan surat untuk Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Bila intervensi pemerintah terus berlanjut, maka Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terancam sanksi dari FIFA.

Surat ini menyertakan tanda tangan dari Sekretaris Umum FIFA, Jerome Valcke, dan dikirimkan kepada Menpora pada Jumat, (10/4/2015).

Seperti diketahui, Menpora melalui Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) meminta PSSI untuk tak menyertakan Arema Cronus dan Persebaya Surabaya di Indonesia Super League (ISL).

Termutakhir, PSSI memutuskan untuk menunda kompetisi karena peringatan tertulis tersebut. Namun, BOPI meminta ISL terus berlangsung. (BACA juga: Kompetisi Ditunda, Baliho Jadwal Pertandingan PBFC Terpaksa Direvisi)

"Dengan menghalangi klub untuk berpartisipasi di ISL 2015 dengan memberikan kriteria tambahan kriteria yang sudah diberikan PSSI, menurut kami, menempatkan PSSI pada posisi melanggar aturan, yaitu pasal 13 dari 17 statuta FIFA dan ketentuan-ketentuan aturan lisensi klub FIFA," demikian bunyi surat tersebut.

"Sesuai dengan hal tersebut, dengan hormat kami meminta agar pemerintah dan BOPI menahan diri dari campur tangan terhadap urusan PSSI dan mengizinkan PSSI memenuhi kewajibannya sebagai anggota FIFA. Jika Anda tidak melakukan hal tersebut, FIFA mempertimbangkan kemungkinan sanksi bagi PSSI," lanjut pernyataan FIFA.

Surat yang ditandatangani Valcke itu juga ditembuskan ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved