We Love Balikpapan

Kronologi Balikpapan jadi Pemenang Kompetisi Kota Paling Dicintai di Dunia

Bersamaan dengan diumumkannya kota peserta, polling kemudian dimulai melalui media sosial di seluruh dunia

Kronologi Balikpapan jadi Pemenang Kompetisi Kota Paling Dicintai di Dunia
ISTIMEWA
CEO WWF, Jean-Paul Paddack menyerahkan sertifikat The World Most Loveable City 2015 kepada Walikota Balikpapan, Rizal Effendi mewakili seluruh warga kota Balikpapan di Seoul, Kamis (9/4/2015) malam. Balikpapan berhasil mengalahkan Paris dengan selisih sekitar 4.000 suara. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tak terasa tiga hari berlalu sejak diumumkannya Kota Balikpapan sebagai pemenang kompetisi kota paling dicintai di dunia. Tetapi, apakah Anda tahu bagaimana proses awal hingga Balikpapan bisa menjadi pemenang We Love Cities itu?

Berikut perjalanan awal yang bersumber dari Fajar Bagus, koordinator volunteer Earth Hour Balikpapan;

November 2014, WWF (World Wildlife Foundation) mengirimkan data yang harus diisi oleh beberapa kota yang ingin mengikuti Earth Hour City Challenge.

(TRIBUN KALTIM / ANJAS PRATAMA) - Ikatan Orang Tua Murid SD Nasional KPS Balikpapan yang ikut mengkampanyekan gerakan We Love Balikpapan

BACA JUGA: Kalahkan Paris, Jakarta dan Semarang, Balikpapan Paling Dicintai di Dunia

Earth Hour (Jam Bumi) Balikpapan melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) Balikpapan kemudian mengirimkan kembali data mengenai Kota Balikpapan kepada WWF awal Januari 2015. WWF mengumumkan kota peserta dari tantangan We Love Cities. Saat itu, ada lebih dari 100 kota yang masuk nominasi. Indonesia saat itu diwakili oleh 6 kota, termasuk Balikpapan.

Bersamaan dengan diumumkannya kota peserta, polling kemudian dimulai melalui media sosial di seluruh dunia.

(BACA juga:VIDEO – Heboh, Aksi Murid dan Orangtua Dukung We Love Balikpapan )

Awal Februari 2015, WWF mengerucutkan nominasi menjadi hanya 47 kota. Balikpapan terpilih bersama dua kota lainnya di Indonesia yakni, Jakarta dan Semarang. WWF melaunching nominator unggulan yang berjumlah 47 kota. Setelah launching, Balikpapan tertinggal dari Jakarta dan Paris.

Pada 14 Februari 2015, Earth Hour Balikpapan mengikrarkan untuk melakukan sosialisasi rutin mengenai polling di beberapa perusahaan, sekolah, dan media.

Pada 15 Februari hingga 28 Maret, Earth Hour menggelar sosialisi rutin.

Di awal Maret 2015, Balikpapan berhasil mengalahkan Jakarta dan duduk di posisi kedua di bawah Paris. Posisi polling saat itu, Paris 3.000 polling sedangkan Balikpapan 1.000 polling. Balikpapan berhasil mendahului Paris dan melenggang di posisi pertama sejak 18 Maret 2015.

Polling ditutup tanggal 28 Maret 2015 yang ditandai dengan aksi mematikan lampu d beberapa hotel di Kota Balikpapan.

Pada Kamis (9/4/2015), WWF mengumumkan Balikpapan sebagai pemenang di Seoul, Korea Selatan. (*)

***

Perbaruai informasi terkini, unik, dan menarik.

Invite PIN BBM Channel Tribun Kaltim C003408F9, Like/suka fan page Facebook tribunkaltim.co, ikuti/follow Twitter  @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim


Penulis: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved