Senin, 18 Mei 2026

Imam Langsung Panik Melihat Api, Rumahnya Hancur jadi Abu

Terlihat beberapa anggota TNI AD beserta Tim Pemadam Kebakaran membantu warga memadamkan api.

Tayang:
TRIBUN KALTIM/JINO PRAYUDI KARTONO
Petugas berusaha memadamkan api yang melalap rumah Imam di Jalan Persatuan, Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur, RT 2 Nomor 31, Rabu (15/4/2015) pukul 10.45. 

BALIKPAPAN, TRIBUNKALTIM.CO - Ratusan orang berjejer melihat empat rumah kontrakan yang terbakar di Jalan Persatuan, Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur, RT 2 Nomor 31, Rabu (15/4/2015) pukul 10.45.

Terlihat beberapa anggota TNI AD beserta Tim Pemadam Kebakaran membantu warga memadamkan api. Untungnya dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Hanya rumah sang pemilik hancur menjadi abu, dan kabel listrik putus sehingga terjadi padamnya listrik.

Ahmad, salah seorang saksi mata, memberitahukan bahwa Imam Musadi sang pemilik rumah yang sakit tiba-tiba berlari panik.

"Imam berlari tidak terarah. Saya melihatnya di jendela rumahnya," ungkapnya.

Lantas ia bersama kedua kawannya segera menolong Imam yang sedang panik. Temannya yang biasa disebut Bejo membongkar dinding dari seng untuk mengeluarkan Imam.

Naas temannya terkena kabel listrik yang putus dan terlempar sejauh lima meter dan menghantam dinding rumah sebelah yang terbuat dari batako.

"Untungnya teman saya tidak apa-apa," ujar Ahmad. (BACA juga: Menegangkan, Upaya Penyelamatan Diri Karyawan dari Kebakaran)

Lalu dengan cekatan Ahmad dan temanya yang satu lagi mendobrak menggunakan alat seadanya untuk mendobrak dinding kamar Imam.

Saat dindingnya terbuka sekitar seukuran orang dewasa, ia pun segera berteriak kepada Imam supaya mengikuti perintah Ahmand. Lalu Imam pun mengikuti instruksi Ahmad dan Ahmad pun menyeret Imam keluar, dan seluruh warga memanggil ambulance.

"Selang beberapa menit kemudian ambulance pun datang," ungkapnya.

Kebakaran yang terjadi di Jalan Persatuan itu tidak memakan korban jiwa, hanya empat kepala keluarga yang mendiami rumah kontrakan Imam kehilangan tempat tinggal. Keempat korban tersebut yaitu Udiono, Harahab, dan Arif serta Imam. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved