Menkes Ingin Gaji Dokter Spesialis di Nunukan Rp100 Juta
"Di Kabupaten Malinau gaji dokter spesialis itu Rp 60 juta," kata Bupati saat berbincang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan, Kamis (16/4/2015).
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Di hadapan Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek, Bupati Nunukan Basri menceritakan besarnya gaji untuk dokter spesialis di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.
"Di Kabupaten Malinau gaji dokter spesialis itu Rp 60 juta," kata Bupati saat berbincang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan, Kamis (16/4/2015).
Mendengar itu, menteri malah balik bertanya. "Di sini berapa?," tanya dia.
"Rp 20 juta," jawab Plt Direktur RSUD Nunukan dr Dulman.
"Harusnya seratus juta di sini," kata Menteri menimpali. (Baca: Di Hadapan Menkes, Dinkes Ungkapkan Kasus Balita Gizi Buruk)
Bupati lalu menjelaskan, gaji Rp 60 juta di Kabupaten Malinau mengharuskan dokter spesialis tersebut mengabdi penuh di RSUD. "Tidak boleh praktik," ujarnya.
Bupati pada kesempatan itu berharap, RSUD Kabupaten Nunukan bisa menjadi rumah sakit khusus karena berada di kawasan perbatasan.
"Apapun namanya, karena ini perbatasan. Kami Pemda support. Apa yang perlu mau dibeli, kita beli lagi," ujarnya. (Baca: Pembangunan Puskesmas di Kota Ini Tiru Klinik di Singapura dan Malaysia)
Menteri Kesehatan pada kunjungannya ke RSUD Nunukan, sempat meninjau Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Di sini dia berdialog dengan seorang ibu yang sedang menggendong anaknya yang sakit.
Setelah itu, Menkes berkeliling melihat sejumlah peralatan rumah sakit termasuk ruangan perawatan pasien.
Usai berkeliling RSUD Nunukan, Menteri berdialog dengan jajaran manajemen rumah sakit. (*)
