Profil
Berjuang Itu Menyenangkan Hati Ibu
KALAU cuma sekadar memaknai perjuangan RA Kartini dengan kata-kata memang mudah.
TRIBUNKALTIM.CO - KALAU cuma sekadar memaknai perjuangan RA Kartini dengan kata-kata memang mudah. Namun bila hanya berhenti pada kata-kata, sehebat apapun kalimat yang dirangkai tidak akan berarti apa-apa bila tanpa perbuatan konkret.
Hal ini yang diterapkan oleh model cantik Fiona Gabriella Moningka. Remaja cantik kelahiran Manado ini menjelaskan bila dulu perempuan hanya boleh menjadi ibu rumah tangga, kini perempuan punya banyak kesempatan untuk berkarya.
"Sebelum adanya emansipasi wanita yang diperjuangkan oleh ibu Kartini, wanita statusnya cuma ibu rumah tangga. Karena mereka tidak bersekolah. Tapi, dengan perjuangannya, sekarang wanita sudah sejajar dengan pria. Contohnya saja sudah ada presiden wanita, polisi wanita dan banyak lagi bidang yang bisa dikerjakan sama wanita," katanya. (BACA: Sang Juara yang Tetap Nomor 2)
Fio panggilan akrabnya, sebagai remaja putri yang masih pelajar SMP mengaku ingin juga berkarya tak hanya sekadar kata-kata. Ia membuktikan kemampuannya untuk terus berprestasi. Tidak hanya pada bidang pelajaran, tetapi bakat modelnya yang paling menonjol. Dengan berkah wajah cantik yang dimilikinya, dia selalu menjadi juara di bidang modeling.
"Kalau perjuanganku sekarang, ya menyenangkan hati ibu dengan menunjukkan prestasi. Aku di sekolah selalu masuk peringkat sepuluh besar," tuturnya
Remaja putri duduk di bangku kelas 3 SMP Advent ini, diakui memiliki sifat pemalu. Hingga ditanyai pun, dia masih tersipu malu. Walaupun pemalu, belasan piala serta piagam dia toreh. Sejak masuk dunia model, sikap pemalunya mulai berkurang.
"Aku itu orangnya pemalu. Sejak di Manado memang malu. Tapi, pas ikut fashion yang ketiga kali, aku mulai agak pede (percaya diri). Awal-awal ikut itu masih malu juga," katanya.
Fio sempat bercerita, tentang ibunya adalah wanita yang sabar dan kuat. Berhasil membesarkan dia dan adiknya. "Mama itu sabar, nggak begitu mengekang, kuat dan pintar juga. Mama kan dulu di Manado sebagai wali kelas SMA. Sekarang sih jadi pengajar bimbel (bimbingan belajar)," ujarnya. (BACA: Kangen Jadi Atlet Tenis Meja)
Kelak, ketika menjajaki usia dewasa, Fio berkeinginan mengenyam ilmu di Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri. Dan bercita-cita menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). "Nanti kalau aku lulus SMA, mau masuk di IPDN. Dulu awalnya ingin jadi orang akunting. Ternyata, nilaiku kurang bagus, jadinya berubah deh," katanya mengakhiri obrolan. (*)
Prestasi
-Juara Harapan 1 lomba Batik Ampik Balikpapan
-Juara 1 Pekan Raya Balikpapan (PRB) November 2014
-Juara 1 Star Model JJ Word dan diutus ke Medan dari perwakilan Kaltim pada Juni nanti
-Juara 1 Gaun Kartini Jadoel tanggal 4 Mei 2014
-Juara favorit Student Top Model
-Juara 2 BTN Property Expo
-Juara 2 lomba busana merah putih
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/modelkebaya_20150419_184059.jpg)