Komunitas

Komunitas Pecinta Lagu Jadoel Kenang Kembali Musik Era 80-90-an

DEWA 19, Bon Jovi, Duran-duran, Poison, beberapa nama musisi atau grup band yang tenar di era 80 hingga 90an.

Komunitas Pecinta Lagu Jadoel Kenang Kembali Musik Era 80-90-an
TRIBUN KALTIM/ Ade Miranti

TRIBUNKALTIM.CO - DEWA 19, Bon Jovi, Duran-duran, Poison, beberapa nama musisi atau grup band yang tenar di era 80 hingga 90an. Namun, seiring jaman, lagu-lagu era 80-90 tetap tidak pernah redup. Hal ini terbukti dengan keberadaan Komunitas Pecinta Lagu Jadoel (KPLJ) di Balikpapan.

Komunitas ini, seperti yang dikemukakan oleh Ketua KPLJ, Agus Novyanto, terbentuk serta dideklarasikan pada 26 September 2014 dibawah naungan Dewan Kesenian Balikpapan (DKB). Dia menyebutkan beberapa alasan dibentuknya KPLJ.

"Sebagai wadah sarana informasi, edukasi, juga memfasilitasi grup-grup band atau musisi yang ingin mengenang kembali lagu di tahun delapan puluh sampai sembilan puluhan. Juga sebagai ajang silaturahmi sesama pecinta lagu jadul," katanya. (BACA: Klub Game COC Bangun Kebersamaan dan Kesabaran)

Diungkapkan, jika KPLJ Balikpapan merupakan komunitas resmi. Berbeda, lanjut dia, dengan KPLJ yang ada di Jakarta. Sebab, KPLJ ingin menggabungkan segala komunitas musisi tidak hanya di Balikpapan, tetapi hingga seluruh daerah di Kalimantan Timur.

"Jadi, KPLJ ini bukan komunitas ecek-ecek. Di Jabotabek juga ada komunitas ini, cuma hanya sekadar komunitas sharing saja. Nggak ada melakukan even. Kalau di sini (Balikpapan) kan sampai mengadakan event," ujarnya saat itu memperlihatkan profil komunitasnya di DKB.

Pada awal terbentuk, Komunitas Pecinta Lagu Jadoel di Balikpapan beranggotakan 150 orang. Saat ini, anggota KPLJ Balikpapan mencapai 300 orang. Dengan usia rata-rata diatas 20 hingga 30 tahun. Termasuk basis Rindra grup band Padi, ungkap dia, salah satu anggota KPLJ Balikpapan.
"Awalnya hanya seratus lima puluh anggota, sekarang sudah tiga ratusan lebih kalau lihat komunitas kita di Facebook. Ada dua puluh band yang menjadi support di KPLJ selama ini," katanya. (BACA: Komunitas Metal Gelar Konser Sambil Suarakan Kelestarian Lingkungan)

Harapan terbentuknya komunitas lagu jadoel era 80-90an ini, ingin mengenalkan ke seluruh Kaltim serta usia remaja tentang sejarah musik di tahun itu. Sebab, ungkap dia, tidak semua anak di era digital ini mengetahui musik era 80-90an. Tak hanya itu, sebagai wadah untuk memberikan kegiatan pada anak-anak muda agar terhindar dari kegiatan negatif.

"Banyak grup band anak muda yang ingin bergabung di komunitas kita. Tapi kita seleksi, supaya mereka yang masih muda ini terus disibukkan dengan kegiatan positif," pungkasnya. (*)

Event KPLJ Balikpapan
1. Jadoel's Night di Waroengkoe, Palm Hills Resto Balikpapan, tanggal 25 April 2014

2. Tribute Dewa 19 di Waroengkoe, Palm Hills Resto Balikpapan, tanggal 2 Mei 2014

Halaman
12
Tags
Komunitas
Penulis: Ade Miranti
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved