Kami Butuh Dana Desa yang Lebih, Supaya Kami Tidak Perlu Lagi ke Kota
“Kita mengalami duka. Tapi Tuhan tidak membiarkan kita. Kondisi segera pulih kembali,” ujar Quing, pria kelahiran Desa Long Peso ini.
Penulis: Budi Susilo |
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Penggunaan alokasi dana Desa Long Peso, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara sebagaian besar diperuntukkan bagi pembangunan fisik.
Kepala Desa Long Peso, Quing Ding mengungkapkan, 75 persen dana yang tersedia pada tahun anggaran 2014 digunakan untuk pembangunan fisik, sisanya untuk kegiatan pemberdayaan desa.
“Kami dapat alokasi dana desa (ADD) murni sebesar Rp 431 juta lebih,” katanya usai menggelar acara syukuran panen padi di Balai Pertemuan Desa Long Peso, Sabtu (25/4/2015).
Penggunaan dana untuk pembangunan fisik di antaranya untuk pembangunan jalan, sarana pertemuan masyarakat, dan jembatan. Apalagi setelah desa direndam banjir besar dari Sungai Kayan beberapa waktu lalu, ada beberapa bangunan, jalan, dan jembatan yang rusak.
BACA juga: Ratusan Tahun Warga Desa Long Peso Andalkan Pertanian
“Kita mengalami duka. Tapi Tuhan tidak membiarkan kita. Kondisi segera pulih kembali,” ujar Quing, pria kelahiran Desa Long Peso ini.
Dia berharap, ke depannya Pemerintah Kabupaten Bulungan dapat meningkatkan bantuan dana bagi masyarakat Desa Long Peso.
“Desa kami masih banyak yang kekurangan di sana-sini. Kami masih butuh dana desa yang lebih. Supaya kami bisa hidup lebih sejahtera. Tidak perlu lagi pergi ke kota,” kata Quing. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kepala-desa-long-peso_20150425_224343.jpg)