Ratusan Tahun Warga Desa Long Peso Andalkan Pertanian
Modal itulah yang kemudian akan memudahkan perwujudan strategi agro industri di Kabupaten Bulungan.
Penulis: Budi Susilo |
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNGSELOR - Sejak ratusan tahun lalu, warga masyarakat yang bertempat tinggal di Desa Long Peso, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara mengandalkan mata pencaharian sebagai petani.
“Sejak ratusan tahun lalu kami sangat mengandalkan alam tempat tinggal kami. Kami menanam padi sawah, berkebun, kadang juga ada yang berternak,” ujar Kole Bilung, 73, mantan Kepala Adat Long Peso kepada TribunKaltim.co, Sabtu (25/4/2015).
Modal itulah yang kemudian akan memudahkan perwujudan strategi agro industri di Kabupaten Bulungan.
BACA juga: Desa Long Peso Penyokong Swasembada Pangan di Bulungan
Asisten III Setkab Bulungan, Kornelis Elbar mengatakan, untuk lebih meningkatkan pertanian yang berbasis ekonomi industri maka perlu ada penerapan konsep yang tersistematis.
Yakni, jelasnya, berupaya meningkatkan produksi pertanian dengan mamaksimalkan lahan yang ada. Lahan tidur dijadikan lahan yang produktif.
“Kita perlu tingkatkan hasil pertanian. Harus lebih besar dari sebelumnya,” katanya.
Selain itu, perlu ada kegiatan kerjasama dengan pola menjalin hubungan bersama pihak luar yang sifatnya terikat dan menguntungkan bagi petani. Lewat cara ini diharapkan, petani tidak akan mengalami kesulitan mengenai inovasi-inovasi pertanian.
“Hasil panennya akan mudah dipasarkan. Sudah tahu jalur-jalur distribusinya,” tutur Elbar.
Kemudian, para petani di Desa Long Peso perlu mendapat tambahan bimbingan dari tenaga-tenaga ahli yang berasal dari perguruan tinggi dan para tenaga penyuluh dari Pemkab Bulungan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tarian-pesta-panen-padi_20150425_222315.jpg)