Properti

Gaji Stagnan, Harga Rumah pun Tak Terjangkau

Sudah menjadi rahasia umum bahwa New York, London, dan Hongkong berada di urutan teratas terkait properti termahal

Gaji Stagnan, Harga Rumah pun Tak Terjangkau
www.designboom.com
Kompleks apartemen ini didirikan pada 1976 dengan 2.972 unit ruangan yang tersusun 11 baris dari lima lantai blok bata. Diisi oleh keluarga veteran, imigran pedesaan, dan orang-orang jompo, saat ini apartemen tersebut menjadi sangat kumuh. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sudah menjadi rahasia umum bahwa New York, London, dan Hongkong berada di urutan teratas terkait properti termahal.

Namun, dengan luas yang tidak seberapa, ternyata Taipei juga laik diposisikan dalam daftar pasar properti termahal. Ibu kota Taiwan ini merupakan tempat bagi rumah-rumah dengan harga selangit!

Data resmi pemerintah menunjukkan rasio untuk harga perumahan dan penghasilan di dalam kota, dengan skor 15.

"Hongkong saat ini adalah sekitar 14,5 atau 14,8," kata Managing Director Jones Lang LaSalle Taiwan, Tony Chao.

Kota Taipei terletak di dataran rendah Taipei, dikelilingi oleh pegunungan terutama di bagian utara, timur dan tenggara. (net)

Berdasarkan grup penelitian yang menggunakan metodologi mirip dengan pemerintahan pusat, Demographia, London memiliki skor 8,5, New York 6,1, dan Sydney 9,8.

Temuan Demographia sendiri menempatkan Hongkong pada skor 17 tahun ini. Sementara Taipei diberi skor 15,2.

Baca juga: Ini Sebabnya Mengapa Harga Rumah Jadi Mahal

Mengapa begitu mahal?

Pasar perumahan Taipei tidak terjangkau karena tingkat pendapatan penduduknya rata-rata stagnan, yaitu tetap di tingkat yang sama untuk lebih dari satu dekade.

"Jika Anda meningkatkan pendapatan (di Taipei) sebanyak tiga kali, maka rasio menjadi 5, yang menjadi sangat sehat," kata Chao.

Faktor lain adalah terbatasnya pasokan lahan di kota, sehingga sulit untuk menemukan ruang untuk proyek-proyek baru, termasuk perumahan.

Ilustrasi perumahan (net)

Kota ini juga menawarkan tanah freehold untuk pembeli. Hal ini mengakibatkan, tanah yang diduduki hampir mustahil untuk dibangun kembali.

Dengan luas hanya 270 kilometer persegi, Chao menyebut Taipei adalah kota terkecil di Asia Pasifik.

Sebagai perbandingan, Shanghai memiliki luas 6.300 kilometer persegi, Singapura 700 kilometer persegi, dan Bangkok sekitar 1.500 kilometer persegi.

Berbeda dengan Taipei, di kota-kota tersebut tidak terjadi lonjakan harga yang tidak masuk akal. (http://edition.cnn.com/Hilda B Alexander)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved