Minggu, 12 April 2026

Mancanegara

Ayah Rela Tinggal di Toilet Demi Menafkahi Istri dan Anak

Premraj yang dulunya adalah seorang pekerja serabutan di daerah asalnya Punjab, akhirnya memilih untuk merantau ke Delhi.

DAILY MAIL
Premraj menjadikan toilet sebagai tempat tinggalnya 

TRIBUNKALTIM.CO - Seorang pria di India memutuskan untuk menjadikan sebuah toilet umum di kota Delhi sebagai tempat tinggalnya.

Sedangkan uang hasil bekerja dikirimkan pada anak dan istrinya yang ada di desa, Selasa (28/4/2015).

Dilansir Dailymail, Premraj (40) bekerja sebagai petugas kemanan di sebuah toilet umum.

Ternyata selain menjadi petugas keamanan ia juga ditugasi membersihkan sebuah toilet oleh pihak berwenang setempat.

Premraj yang dulunya adalah seorang pekerja serabutan di daerah asalnya Punjab, akhirnya memilih untuk merantau ke Delhi karena ingin mencari kehidupan yang lebih baik. (Baca juga: Wah, Kota Ini Padamkan Lampu Demi Keselamatan Burung)

Setibanya di Delhi ia memperoleh pekerjaan sebagai petugas keamanan sebuah toilet dan sekaligus bertugas sebagai petugas kebersihan toilet dengan gaji sebesar 70 Poundsterling atau sekitar Rp 1,3 juta.

Premraj yang harus meninggalkan istri dan anaknya di desa harus bijak dalam menggunakan gajinya.

Sehingga ia memilih untuk tidak menyewa tempat dan memilih tinggal di toilet sebagai tempat tinggalnya.

Toilet tersebut tidak sekedar tempat ia beristirahat, namun sudah dijadikannya seperti tempat tinggal selama di Delhi.

Di sana, ia tidur, makan, dan memasak, karena ada sebuah ruangan kosong yang dijadikannya tempat menyimpan semua perbaotannya.

Premraj menuturkan dirinya tidak jijik ataupun malu dengan pekerjaannya, malah ia senang karena pendapatannya sebagai petugas kemanan dan kebersihan toilet sudah bisa mencukupi biaya untuk anak dan istrinya.

"Anak dan istriku juga sudah tahu dengan pekerjaanku, mereka mendukungku, selama itu dari jalan yang benar mereka tidak keberatan"ungkapnya. (Baca juga: Gadis 9 Tahun Temukan Potongan Tubuh Bayi di Belakang Rumah)

Lebih lanjut ia mengatakan, dirinya sudah tiga tahun bekerja, ia senang dengan profesinya sekarang, lantaran setiap hari bertemu dengan ratusan orang yang akan buang air kecil dan besar di toilet yang ia bersihkan dan tinggali.

"Memang terkesan menjijikan, tapi aku nyaman-nyaman saja. Aku makan dan tidur di toilet ini, tidak ada yang harus aku takutkan, bahkan aku sangat sedih saat harus menutup toilet ini saat jam 9 malam, karena saat jam itu aku mulai kesepian," tuturnya.

Ia menambahkan hingga saat ini tidak ada niat dalam dirinya untuk mencari pekerjaan lain.

"Aku tidak punya pilihan lain, aku akan bekerja di sini selama aku bisa, sejauh ini tidak ada masalah dengan pekerjaan yang aku jalani"

Premraj sendiri bekerja dari puku 06.00, ia juga mengakui ingin hidup mewah, namun setiap orang punya jalan masing-masing.

"Orang yang hidup mewah mungkin usaha mereka lebih keras, sekarang yang penting adalah mensyukuri apa yang ada," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved