Profil

Gadis Manis Ini Koleksi Batu Mulia dari Madagaskar

Kata dia, lanjut dia, batu Ruby asal Madagaskar paling mahal.

TRIBUN KALTIM / BUDHI HARTONO
Darniati dengan batu mulianya 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tren batu akik, tidak hanya menjadi daya tarik kaum pria.

Sebaliknya, kaum wanita juga sudah mulai menyukai koleksi batu akik dan permata.

Darniati, gadis manis asal Samarinda ini, mengkoleksi batu permata jenis Ruby dari Madagaskar, fosil Ulin kuda emas, batu Giok dan Jamrud.

Meski punya hobi mengkoleksi dan menjual batu-batu akik, permata atau mulia, Darni sapaan akrabnya, memilih mengenakan cincin batu Giok asal Thailand dan liontin jamrud dari Zambia. (Baca juga: Fenomena Batu Akik Mungkinkah Berakhir Setragis Bisnis Anthurium?)

"Kalau cincin ini batunya Giok Thailand," kata Darni, sambil menunjukkan cincin yang dikenakannya, kepada TRIBUNKALTIM.CO, di Samarinda, Provinsi Kaltim, Minggu (3/5/2015).

Untuk liontin yang biasa digunakan untuk acara pesta, ia memilih Jamrud dari Nambia. (Baca juga: Cara Mudah Uji Batu Akik Asli: Tempel ke Kulit atau Senter Seratnya ...)

Darni yang membuka usaha toko batu akik Galvie di Loa Janan Ulu, Samarinda, juga mengkoleksi batu pertama atau batu mulia.

"Batu Permata yang ada, jenis Jamrud, Safir, Ruby, Pirus, Garnet, Kecubung dan Kalimaya," tutur Darni.

Kata dia, lanjut dia, batu Ruby asal Madagaskar paling mahal. (Baca juga: Batu Akik hingga Yellow Sapphire Rp 150 Juta)

Untuk jenis batu akik, Darni menambahkan, untuk batu akik fosil Ulin kuda emas, pernah juara dikontes batu piala Gubernur Kaltim.

"Mungkin batu fosil ulin itu harganya diatas Rp 250 jutaan. Karena ada yang menang kontes batu akik juara dua saja, ditawar Rp 250 juta," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved